5 Tips Mengelola Keuangan bagi Bisnis UKM

Anda harus mengelola keuangan yang baik bagi bisnis UKM anda. Keuangan menjadi salah satu aspek yang paling penting dalam bisnis UKM. Bagaimana pun juga, Anda pasti ingin agar UKM yang dijalankan mampu memberi pemasukan tinggi sehingga keuntungannya pun besar. Demi mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan pengelolaan keuangan yang benar. Apa saja hal yang bisa anda lakukan?

  1. Pisahkan Uang Pribadi dan Bisnis

    Hanya karena usaha Anda masih terbilang “kecil”, bukan berarti Anda boleh menggabung keuangan bisnis dengan keuangan pribadi Anda. Jika hal tersebut dilakukan, Anda hanya akan kesulitan membedakan pengeluaran pribadi dan bisnis. Kontrol terhadap pemasukan dan pengeluaran pun akan membingungkan. Akibatnya, keuangan pribadi akan banyak digunakan untuk kepentingan usaha Anda. Sebaiknya, buka rekening baru khusus untuk menyimpan segala dana yang terkait dengan UKM Anda. Di sisi lain, Anda juga harus disiplin dalam menerapkan pemisahan keuangan antara keperluan pribadi dan bisnis. Anda harus dengan baik mengelola keuangan pribadi Anda.

  2. Buat Rincian Penggunaan Uang

    Setelah keuangan UKM terpisah dari keuangan pribadi, saatnya Anda membuat rician terhadap penggunaan uang tersebut. Tanpa perencanaan matang, bisnis UKM Anda bisa terhambat karena kekuragan dana. Sesuaikan rincian penggunaan dana sesuai dengan target penjualan dan penerimaan kas. Jangan menghamburkan dana meski mungkin saldo kas Anda sedang berlebih. Sebaiknya, lakukan analisis untung dan rugi (cost and benefit) untuk memastikan bahwa penggunaan uang akan menghasilkan keuntungan besar sehingga tidak akan sia-sia.

  3. Pencatatan Keuangan

    Banyaknya hal yang harus dikerjakan membuat Anda lupa untuk “menyentuh” hal satu ini. Padahal, pencatatan keuangan berpengaruh besar dalam penentuan masa depan bisnis UKM Anda. Selalu catat setiap pemasukan dan pengeluaran yang terjadi, lalu cocokkan saldo dengan jumlah uang yang tercatat di pembukuan setiap hari untuk memastikan tidak ada yang terselip. Jangan lupa mencatat segala saldo utang dan berbagai aset tetap yang Anda miliki. Sebaiknya, lakukan pencatatan keuangan menggunakan sistem komputer seperti Kiper untuk memudahkan Anda.

  4. Putar Arus Kas

    Sebagai pemilik UKM, tentu Anda ingin bisnis selalu menghasilkan keuntungan besar. Meski begitu, pengelolaan keuangan bukan hanya tentang keuntungan, tetapi juga mengelola utang hingga persediaan produk yang dijual. Memiliki pembukuan yang baik harus disertai dengan perputaran arus kas yang lancar pula. Putaran kas akan melambat ketika termin penjualan kredit lebih lama daripada kulakannya atau ketika Anda harus menyimpan persediaan barang dagangan. Usahakan agar termin penjualan kredit selalu sama dengan pembelian kredit Anda. Tekan tingkat persediaan agar mampu memenuhi pesanan tanpa membebani keuangan.

  5. Siapkan Dana Darurat

    Tidak ada yang dapat memprediksi masa depan UKM Anda. Bisnis yang kini sedang berjalan baik bisa mengalami hal-hal tidak terduga di kemudian hari. Misalnya omzet menurun atau terjadi musibah lain. Itulah mengapa penting bagi Anda untuk menyiapkan dana darurat, yang hanya boleh digunakan ketika Anda benar-benar membutuhkan. Jadi jika mengalami kerugian, bisnis UKM Anda tidak akan langsung terjerembap. Dana darurat juga bisa mengurani beban saat bisnis UKM Anda dilanda masa sulit.

Itulah beberapa tips mengelola keuangan yang bisa Anda terapkan pada bisnis UKM Anda. Semoga tips tersebut dapat membantu Anda dalam mengembangkan bisnis UKM dan keuntungan yang masuk pun semakin besar. Apabila perlu, rekrutlah orang lain yang memang ahli dalam bidang finansial untuk membantu Anda.

 

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami di:

ISO | Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit |

www.canconsulting.net / www.ccaccounting.wordpress.com

email : info@canconsulting.net

Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177

 

Kiper.com

Advertisements

Cara Membaca Laporan Keuangan

Hasil akhir dari proses akuntansi yang paling penting, adalah laporan keuangan. Dengan membaca laporan keuangan, manajemen, pemilik perusahaan, atau siapapun yang berkepentingan bisa mengetahui kondisi keuangan perusahaan. Kondisi apa saja yang bisa dilihat dengan membaca laporan keuangan? Untuk sungguh-sungguh memahami logikanya, Anda harus memposisikan diri sebagai sesorang yang sangat berkepentingan untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan. Misalnya anggap diri Anda sebagai pemilik usaha atau orang yang akan berinvestasi diperusahaan tersebut.

Contoh sederhananya Anda bisa memposisikan diri Anda sebagai pemilik usaha, pada umumnya jika memposisikan sebagai pemilik usaha, minimal Anda ingin mengetahui 2 hal berikut ini :

1. Kekayaan Perusahaan

Pertanyaan paling mendasar mengenai kekayaan perusahaan bisaanya “Apakah perusahaan dalam kondisi baik-baik saja?” dalam hal ini yang dimaksud adalah “Dapatkah perusahaan beroperasi secara lancar”. Perusahaan hanya akan bisa beroperasi secara lancar bila, Memiliki kas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari; memenuhi kewajiban-kewajibannya sepeti membayar hutang kepada vendor/supplier, bank, dan membayar dividen kepada pemegang saham; Memiliki persediaan  baik bahan baku untuk diproduksi atau barang jadi untuk di jual kembali; dan yang tidak kalah pentingnya adalah memiliki sarana dan fasilitas yang cukup untuk menunjang kelancaran operasional perusahaan.

Hal tersebut diatas tercermin pada Neraca atau yang sering juga disebut sebagai “Laporan Posisi Keuangan.” Dari neraca tersebutakan terlihat berapa jumlah kekayaan perusahaan mulai dari jumah kas, bank, piutang dan lain sebagainya.

2. Untung dan Rugi

Belumlah cukup jika hanya dengan mengetahui berapa besarnya kekayaan perusahaan, atau mengetahui apakah perusahaan mampu melunasi hutang-hutangnya. Sebagai orang yang membutuhkan informasi mengenai keuangan sebuah perusahaan atau sebagai pemilik usaha sebaiknya juga perlu untuk mengetahui beberapa hal ini:

  • Apakah bulan/tahun ini Anda untung atau rugi? Jika rugi, mengapa?
  • Apakah operasional perusahaan berjalan dengan efisien atau sebaliknya, boros?
  • Apakah sumber daya perusahaan lebih banyak digunakan untuk aktivitas yang menghasilkan barang/jasa atau untuk hal-hal di luar itu?

Selain itu juga harus peka untuk beberapa kondisi seperti  :

  • Angka pendapatan tinggi, tetapi mengapa Laporan Laba Rugi menunjukan angka laba yang sangat kecil?
  • Angka penjualan rendah, tetapi mengapa Laporan Laba Ruginya menunjukan angka minus alias rugi? Bisaanya jika penjualan rendah aktivitas produksipun ikut juga rendah sehingga tidak menimbulkan kerugian?
  • Penjualan begitu tinggi, Laporan Laba Rugi menunjukan angka laba yang signifikan, tetapi mengapa begitu banyak vendor (supplier) yang mengeluhkan keterlambatan pembayaran?
  • Ekuitas Pemilik menunjukan peningkatan yang cukup besar, tetapi mengapa tidak ada dividen yang bisa dibagikan kepada pemegang saham?

Untuk bisa mengetahui jawaban atas masalah seperti di atas yang pertama kali Anda butuhkan adalah laporan laba rugi. Pada laporan laba rugi ini Angka pada kolom “Pendapatan ” Anda bandingkan dengan “Harga Pokok Penjualan”, untuk melihat gross profit-nya apakah angkanya terlihat logis/wajar atau tidak? bagai mana bisa mengetahui jika angka tersebut logis/wajar atau tidak? Anda bisa menggunakan kelaziman dan benchmark. Dari sana bisa diketahui bahwa untuk jenis usaha manufaktur gross profit margin ada di kisaran 25 hingga 50%. Untuk jenis perusahaan jasa ada di kisaran 50 hingga 70%. Dan untuk jenis usaha trading (termasuk retail) ada di kisaran 70 hingga 200%.

Jika angka gros pforit-nya tidak bermasalah maka pengamatan dilanjutkan kembali pada elemen beban dan biaya perusahaan, perhatikan untuk setiap beban dan biayanya. Dalam keadaan seperti ini telitilah dalam melihat suatu biaya yang terjadi dalam sebuah perusahaan jika diperlukan bandingkan dengan periode atau tahun sebelumnya. Seperti apakah wajar jika biaya X senilai Y kemudian lakukan pengecekan mengapa bisa terjadi hal demikian dan segera lakukan penanganan terhadap biaya tersebut.

Selanjutnya perusahaan bisa memenuhi kewajibannya, tetapi mengapa banyak vendor (supplier) yang mengeluhkan atas keterlambatan dalam pembayarannya?

Untuk mengetahui mengapa demikian maka perhatian harus diarahkan ke elemen-elemen neraca yang lebih kecil. Perhatikan masing-masing dari saldo per-akun-nya pada posisi aktiva, sebagai contoh pada nilai piutang usaha lebih besar dibandingkan dengan persediaan atau kas atau asset yang lainnya hal ini salah satu kemungkinan yang menyebabkan terjadinya keterlambatan dalam pembayaran ke vendor walaupun penjualan atau laba usaha besar/meningkat jika dibandingkan dengan periode atau tahun yang sebelumnya.

Keadan demikian bisa diatasi dengan cara mencegahnya di waktu yang akan datang?. Untuk mengatasinya pihak manajemen perusahaan perlu memfokuskan perhatian pada proses penagihan piutang atau manajemen perlu mengubah kebijakan dalam  hal untuk mempercepat pembayaran piutang misalnya dengan menawarkan potongan untuk pembayaran lebih awal, jika dibutuhkan unttuk panggil debt collector jika mengalami kesulitan penagihan. Dalam perkreditan misalnya di buat lebih ketat lagi atau pembatasan maksimal kredit, lebih selektif terhadap pemberian kredit,  termin pembayaran di perpendek, dan lain sebagainya.

Ekuitas pemiliki meningkat tetapi dividen tidak/belum bisa dibagikan kepada pemegang saham”? Dengan kata lain perusahaan tidak bisa memenuhi kewajibannya kepada pemegang saham. Hal ini terjadi karena ada kemungkinan perusahaan tidak memiliki cukup persediaan Kas. Dan untuk mengatasinya bisa dengan mengelola pengalokasian kas sesuai dengan yang sudah direncanakan, pergunakan kas secara efektif dan efeisien, dan lain sebagainya dengan melihat rincian “Laporan Arus Kas”.

Dari penjelasan diatas bisa diketahui bagai mana cara untuk memahami dan mencari pemecahan masalahnya, hal ini menjadi dasar mengapa sangat perlu untuk bisa membaca laporan keuangan. Dengan mengetahui segala kemungkinan yang terjadi maka keputusan yang tepatpun akan dapat diambil secara cepat untuk keberlangsungan sebuah perusahaan. Dan semua itu akan menjadi mudah jika pencatatan akuntansinya dikelola dengan baik dan benar. 

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami di:

ISO | Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit |

www.canconsulting.net / www.ccaccounting.wordpress.com

email : info@canconsulting.net

Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177

 

Kiper.com

5 CARA MEMPERTAHANKAN CIRI KHAS BISNIS

Dalam menjalankan sebuah bisnis, kita akan menghadapi berbagai bentuk kendala, tak terkecuali adanya persaingan usaha. Menghadapi hal yang kadang diluar dugaan sudah menjadi bumbu yang jika kita jeli, maka akan membuat kita semakin giat dalam menjalankan bisnis tersebut.

Setiap bisnis yang ada sampai dengan saat ini tentu memiliki ciri khas masing-masing, dan untuk mempertahankan suatu ciri khas memanglah bukan perkara mudah, tapi bukan berarti kita tak bisa melakukannya. Kali ini, saya akan berbagi pengalaman seputar tips cara mempertahankan ciri khas bisnis Anda agar tak seragam dengan pelaku bisnis lainnya.

1. Tentukan Identitas Warna

Setiap hari kita melihat warna, sedari kita bangun tidur, sampai dengan tidur lagi. Saya sering melakukan eksperimen kepada teman-teman saya tentang menanyakan warna dari produk tertentu. Dan 80% ketika menjawab, mereka menjawab warna yang mendominasi dari bisnis tersebut. Begitu pentingnya warna untuk identitas bisnis kita.

2. Panggilan Sayang Terhadap Konsumen

Bisnis yang ideal adalah bisnis yang meyapa dengan panggilan tertentu terhadap konsumen atau calon konsumen yang akan membeli atau menggunakan jasa kita. Seperti ketika rekan tim saya menyapa calon pengguna jasa mbojosouvenir, saya memanggil calon konsumen saya dengan panggilan “sob” atau “sobat mbojo”, ini akan memberikan kesan santai dan tidak terlalu kaku terhadap konsumen. Hati-hati dalam pemilihan panggilan, usahakan tidak terkesan menyinggung calon konsumen kita.

3. Penyajian Produk di SosialMedia

Untuk setiap apa saja yang disajikan di sosial media, kita harus memperhatikan kualitas penyajian dari produk atau tawaran jasa dari bisnis yang kita jalani. Untuk mendapatkan kualitas dalam penyajian, seorang pebisnis harus pandai dalam mengetahui umuran calon konsumen yang menggunakan bisnis kita. Pastikan penyajian kita bersifat universal, tidak kaku dan juga tidak kekanak-kanakan.

4. Jangan Jiplak Gaya Bisnis Pesaing

Hati-hati, bisnis bukan tentang kita bisa mengikuti peluang bisnis yang sudah berkembang, bisnis sebaiknya yang iconik alias bisa memberi hal baru yang tidak sama dengan yang lainnya. Walaupun pada akhirnya ada saja yang mengikuti atau plagiat bisnis kita, setidaknya konsumen akan tahu mana yang berkualitas, mana founder dan mana follower. Percayalah diri dengan gaya konten dari bisnis yang kita miliki.

5. Tak Hanya Tentang Untung, Gift Sangat Penting

Banyak yang mengira bahwa bisnis hanya tentang untung dan rugi, ya benar, kita juga harus memikirkan untung. Akan lebih beruntung lagi jika kita bisa membuat konsumen menjadi loyal terhadap bisnis kita (untuk jangka panjang), berilah gift gratis kepada konsumen. Dalam menjalankan bisnis, saya selalu memberi hal gratis kepada konsumen saya, dan hubungan saya dengan konsumen sangat erat sampai dengan saat ini.

Tetaplah percaya diri dengan ciri khas dari bisnis kita, jangan mudah terpancing untuk “menjiplak” gaya bisnis lainnya. Karena, konsumen sekarang sudah sangat pintar membandingkan sesuatu. Salam Sukses!

ISO | Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit |

www.canconsulting.net / www.ccaccounting.wordpress.com

email : info@canconsulting.net

Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177

bisnisukm.com

CARA MEMPROMOSIKAN BRAND BISNIS DI INSTAGRAM

Di jaman yang serba terhubung dengan internet seperti sekarang ini, sosial media menjadi salah satu alat yang paling ampuh untuk mempromosikan brand dari bisnis yang Anda jalankan. Selain mudah dijalankan dan lebih terjangkau, pesan yang ingin disampaikan melalui sosial media akan langsung ditujukan kepada para target atau pengguna yang diinginkan. Di antara sekian banyaknya platform sosial media di internet, Instagram menjadi pilihan yang utama dan penting sebagai alat sosial marketing.

Instagram merupakan salah satu sosial media yang tepat untuk mempromosikan bisnis online Anda dan banyak digandrungi para pebisnis. Visualisasi Instagram yang menarik dan bervariasi, membuat banyak orang senang berjualan melalui Instagram. Dengan demikian, penting bagi para pebisnis untuk mendukung brand sebaik mungkin demi mempertahankan tingkat pertumbuhan bisnis serta membangun interaksi dengan audiens Anda.

Nah, berikut ini adalah 3 cara mempromosikan brand bisnis Anda di Instagram.

1. Gunakan Alat Untuk Mengelola Akun Anda

Instagram baik di ponsel ataupun website tidak menawarkan pilihan yang terbaik bagi merek untuk bisa secara efektif terlibat dengan komunitas mereka. Sebelum Instagram melakukan peluncuran versi website, banyak alat yang dikembangkan dan berfungsi untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh para pengelola instagram seperti Statigram bagi para audiens dan Nitrogram untuk pengukuran.

  • Statigram

Statigram berfungsi untuk memantau komunitas Anda serta terlibat dalam berbagai cara. Alat ini membantu Anda untuk melihat foto dan news feed Instagram Anda, menyelenggaran kontes, melacak metric dari akun dan juga menanggapi komentar dari para audiens Anda.

  • Nitrogram

Tujuan utama dari Nitogram yaitu untuk secara efektif mengukur popularitas dari akun Instagram. Banyak aplikasi yang fokus kepada para pengikut, namun jangan lupa untuk selalu mencermati lebih dalam tentang bagaimana audiens melibatkan diri dengan konten Anda.

2. Balas Komentar dan Tumbuhkan Komunitas Anda

Hal penting yang perlu Anda lakukan untuk komunitas Instagram Anda yaitu tetap aktif dan memberikan berbagai manfaat nyata dengan menanggapi komentar. Pantau hashtags Anda dan juga foto-foto bersama dari akun Anda sebagai umpan balik dari audiens Anda. Tanggapi setiap komentar yang ada secara tepat waktu, dan selalu ingatlah bahwa tujuannya yaitu untuk menambah manfaat yang dapat diambil dari percakapan sehingga para pengikut Anda merasa terhubung dan dihormati oleh Anda.

Pada saat Anda menjawab pertanyaan dan menanggapi komentar, disitu Anda akan membantu membangun basis audiens yang setia serta membantu memberikan visibilitas yang lebih baik untuk akun Anda di Instagram. Saat Anda aktif mengomentari foto maka Anda telah membangkitkan percakapan yang menarik dan Anda juga telah membantu meningkatkan jumlah komentar pada foto Anda.

3. Hashtags Untuk Mengukur Pertumbuhan Komunitas

Hashtags merupakan cara sederhana yang justru sering diabaikan untuk membantu Anda dalam memantau dan mengukur pertumbuhan komunitas dari waktu ke waktu. Tidak jauh berbeda dengan Twitter dan Google+, hashtags membantu para pengguna untuk menampilkan foto-foto dengan subjek tertentu berdasarkan pada kata yang digunakan dalam hashtags.

Penting bagi Anda para pebisnis untuk melihat jumlah foto yang diunggah mengenai merek Anda guna mengukur pertumbuhan dari waktu ke waktu dan juga kesan audiens Anda terhadap bisnis Anda.

Semoga beberapa cara diatas bisa bermanfaat bagi Anda para pelaku bisnis online yang ingin menggunakan Instagram sebagai salah satu sosial media untuk mempromosikan brand atau bisnis Anda. Salam sukses!

ISO | Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit |

www.canconsulting.net / www.ccaccounting.wordpress.com

email : info@canconsulting.net

Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177

bisnisukm.com

Software Akuntansi Online untuk UMKM

K I P E R – Software Akuntansi Online

KIPER merupakan sebuah software akuntansi online yang ditujukan untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

KIPER diakses dan digunakan sepenuhnya melalui jaringan Internet. Tidak ada instalasi pada komputer pengguna, cukup gunakan browser dan aplikasi bisa langsung dipakai.

Pengguna tidak membeli KIPER secara fisik (seperti dalam bentuk CD) tetapi dengan cara berlangganan paket layanan yang disesuaikan dengan ukuran perusahaan yang di kelola oleh pengguna. Model ini dikenal dengan istilah Software as a Service (SaaS).

Semua data tersimpan pada Cloud Server, sehingga pengguna dapat mengakses data kapan saja dan dimana saja. Keamanan data pun relatif lebih terjamin, sebagai contoh jika komputer pengguna rusak atau hilang, data tetap tersimpan dengan aman pada Cloud Server.

Cloud Server adalah tempat penyimpanan data yang terhubung dengan jaringan Internet dan dapat diakses setiap saat menggunakan komputer atau perangkat elektronik lainnya. Contoh Cloud Serveradalah seperti Email, kita dapat mengakses-nya dengan aman dari mana saja asalkan terhubung dengan Internet.

Manfaat dan Keuntungan

  • Delegasi tanggung jawab

    Kerumitan dalam mengelola dan merawat software beserta komponen-komponen perangkat keras dari aplikasi direncanakan dan dikelola oleh penyedia layanan.

  • Pengurangan biaya

    Tidak ada investasi dimuka, pelanggan tidak perlu membeli server baru, ruang disk baru atau PC baru. Cukup gunakan browser pada komputer yang telah dimiliki oleh pelanggan.

  • Tidak memerlukan penyesuaian atau adaptasi yang rumit

    Prosedur inisialisasi penggunaan KIPER sangat sederhana, pelanggan cukup menerima email aktifasi dan akan aktif saat itu juga. KIPER tidak memerlukan penyesuaian atau adaptasi yang rumit dengan biaya konsultasi yang mahal.

  • Akses cepat dan mudah dari manapun dan kapanpun

    KIPER dapat dengan mudah diakses melalui koneksi Internet sederhana. Pengguna dapat bekerja dari lokasi manapun dan kapanpun selama koneksi Internet tersedia.

  • Aplikasi selalu terbaru dan terus menerus dikembangkan

    Pelanggan tidak perlu khawatir program menjadi out-of-date (ketinggalan zaman), karena program secara berkelanjutan dirawat, diperbaiki dan dikembangkan tanpa biaya tambahan dan tanpa instalasi/konfigurasi ulang.

  • Mengurangi duplikasi data dan mempercepat pencarian informasi

    Karena semua data tersimpan secara terpusat pada server, masalah-masalah duplikasi data atau sulitnya mencari informasi dapat terpecahkan.

  • Meningkatkan keamanan data

    Aplikasi dan data yang tersimpan pada Cloud dalam banyak kasus memberikan keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan aplikasi tradisional yang di-install secara lokal. Resiko-resiko hilang nya data seperti terkena virus, komputer rusak atau hilang (di curi) menjadi tidak ada. Selain dikunci dengan password, database secara fisik di-isolasi secara terpisah (1 pelanggan 1 database).

  • Go Green

    Karena sejumlah pelanggan menggunakan infrastruktur server yang sama, kebutuhan akan hardware pun menjadi berkurang, limbah industri menjadi berkurang dan penggunaan energi juga akan berkurang, sehingga menjadikan KIPER salah satu solusi bisnis yang ramah lingkungan.

    ISO | Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit |

    www.canconsulting.net / www.ccaccounting.wordpress.com

    email : info@canconsulting.net

    Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177

Cara Membuat Laporan Keuangan UKM

Cara Membuat Laporan Keuangan UKM – Salah satu kendala yang paling sering dihadapi oleh para pelaku usaha bisnis UKM adalah masalah penyusunan laporan keuangan, hal ini bisa di maklumi karena tidak semua pelaku bisnis UKM memiliki latar belakang Akuntansi, sedangkan jika harus memperkerjakan seorang akuntan masih belum memungkinkan secara finansial, apalagi harus membuat laporan keuangan sendiri tambah tidak memungkinkan lagi. Hal tersebut tentu saja akan membuat setiap pelaku ukm pusing tujuh keliling, alhasil pembukuan yang di lakukan pun berantakan dan tidak jelas, atau malah tidak melakukan pembukuan.

Jika anda adalah salah satu pelaku UKM yang belum mampu dalam membuat laporan keuangan, anda harus segera mengatasi masalah ini karena laporan keuangan sangatlah penting. Selain karena akan menghasilkan informasi keuangan yang jelas dan dapat di terima, laporan keuangan juga akan membantu anda dan atau calon investor dalam mengambil keputusan.

Jadi sebelum terlambat, ada baiknya jika mulai sekarang anda mencoba untuk belajar membuatnya, membuat laporan keuangan itu sebenarnya cukup mudah, hanya sedikit belajar pun semua orang nantinya akan bisa membuatnya. Tidak percaya? Coba deh kalian perhatikan cara membuat laporan keuangan UKM berikut ini.

Identifikasi Transaksi dan Penggolongan Akun
Sebelum anda membuat laporan keuangan, terlebih dahulu anda harus bisa dalam menggolongkan transaksi-transaksi yang sudah anda lakukan ke dalam suatu akun tertentu, ini berguna untuk memisahkan dan membedakan jenis transaksi yang terjadi. Misal, transaksi penjualan tunai, maka nanti transaksi penjualan tersebut anda masukkan ke dalam akun “Kas di tangan” untuk debet, dan anda masukkan ke dalam akun “Penjualan” untuk kredit. Perlu anda ketahui bahwa setiap transaksi tidak mungkin hanya di masukkan ke dalam satu akun saja, nanti pasti ada pasangan akunnya, akun di debet dan akun di kredit, hal ini dikarenakan suatu transaksi pasti akan mempengaruhi akun lain.

ISO | Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit

www.canconsulting.net / www.ccaccounting.wordpress.com

info@canconsulting.net

Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177

forum-ukm

MENENTUKAN HARGA JUAL BARANG BEKAS

Sekarang kita bicara cara menentukan harga jual barang bekas. Tidak hanya barang baru, sekarang ini masyarakat juga sering memburu barang-barang bekas. Situs penjualan barang-barang bekas bermunculan di internet. Penggunanya adalah mereka yang mencari barang bekas dengan berbagai alasan. Ada yang membeli karena melihat nilai histori dari barang sehingga barang itu juga disebut sebagai barang antik. Alasan lainnya adalah faktor keaslian produk. Banyak pabrik yang tidak lagi mengeluarkan seri produk tertentu sehingga para pemakai produk dengan seri tersebut harus mencari komponen sejenis di tempat penjualan barang bekas. Kemudian, alasan lain mengapa barang second menjadi incaran adalah faktor harga.

Walaupun suatu barang merupakan keluaran terbaru, namun bila sudah berpindah tangan, maka nilai jualnya akan lebih rendah. Dari beberapa alasan tersebut, baik pasar loak tradisional maupun situs jual beli barang bekas online akan tetap diminati oleh banyak kalangan. Itu artinya ada peluang bisnis yang besar bagi pemilik barang bekas.

Apakah Anda memiliki banyak barang bekas yang tidak dipakai lagi? Apakah benda-benda tersebut masih bisa dimanfaatkan? Daripada menyimpannya di gudang, lebih baik Anda menjualnya. Ada banyak pembeli potensial yang tentunya mencari penawaran harga terbaik untuk setiap produk second. Misalnya saja furniture, produk elektronik, produk otomotif dan lain sebagainya. namun, pastikan Anda mengetahui cara bermain dalam transaksi jual beli barang bekas. Yang harus diperhatikan adalah harga jual. Anda tidak bisa menawarkan produk yang sudah dipakai dengan harga setara dengan produk baru. Misalnya saja untuk produk elektronik, harga jual untuk produk bekas umumnya sekitar 60 -70% dari harga pasar.

Bisnis barang bekas mungkin tidak terlalu menarik bagi sebagian orang. akan tetapi tingginya minat akan produk berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau membuat pasar barang bekas selalu ramai. Selain untuk lahan bisnis, pemilih barang sendiri juga bisa memanfaatkan kondisi ini untuk mengurangi tumpukan barang lama yang masih layak pakai di rumahnya. Untuk mengetahui harga jual yang tepat untuk barang bekas yang akan Anda tawarkan, lakukanlah survey terlebih dahulu. Anda dapat mencari informasi tersebut di internet. kemudian, sesuaikan pula kisaran harga dengan kondisi barang, lama pemakaian, kelengkapan barang serta tingkat kebutuhannya di pasaran. Selain itu, jangan lupa untuk memperhatikan kelebihan dan kekurangan barang tersebut. untuk produk yang sangat diminati pasar, Anda dapat mengedepankan faktor merek sehingga harga jualnya nanti tidak sebatas berapa lama produk tersebut sudah tidak dipakai. Untuk barang yang memiliki nilai artistik tinggi serta termasuk antik, unik dan langka, biasanya harga jual justru bisa lebih tinggi dari pasaran.

Berikut ini tips untuk menentukan harga jual barang bekas:

1. Cek kondisi barang second yang akan dijual. Pastikan bahwa benda-benda tersebut masih layak pakai
Perhatikan setiap detailnya seperti tampilan apakah ada kerusakan atau tidak. pisahkan masing-masing item berdasarkan kondisinya tersebut misalnya Baik, Cukup dan Kurang. Untuk produk yang tidak memiliki atau sedikit cacat, masih memungkinkan untuk dikategorikan dalam produk yang masih tampak seperti baru.
2. Cari informasi tentang harga resmi dan tidak resmi di pasaran. Gunakan petunjuk dalam menentukan harga barang tertentu. Anda juga bisa mendapatkan kisaran harga untuk barang sejenis sebagai gambaran untuk membandrol barang bekas jualan Anda.
Pelajari pula bagaimana para penjual lain mendeskripsikan produk second mereka sehingga Anda juga dapat memberikan informasi yang bisa diterima oleh calon pembeli dan tentunya sesuai dengan harga yang mereka inginkan.
3. Tawarkan harga yang bersaing namun tetap masuk akal. Saat menentukan harga, pastikan tidak terlampau tinggi dari pasaran karena akan membuat pembeli tidak tertarik. Sebaliknya, harga yang terlalu rendah dari pasaran justru bisa membuat pembeli berpikir bahwa produk yang Anda tawarakan tidak berkualitas.

Tidak hanya penjual, pembeli juga perlu mengetahui bagaimana cara menafsir harga jual sebuah barang bekas. Apabila Anda kesulitan untuk menentukan kiasaran harga tersebut, maka Anda dapat meminta tolong kepada ahlinya, terutama untuk barang-barang yang memiliki nilai jual sangat tinggi saat masih baru, seperti perhiasan dan kendaraan bermotor.

ISO | Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit |

www.canconsulting.net / www.ccaccounting.wordpress.com

email :info@canconsulting.net

Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177

rumuslengkap