Kenali Pasar, Ketahui Potensi dan Atasi Kelemahan Usaha Anda dengan Analisa SWOT

Memiliki ide untuk membuat sebuah usaha atau produk bisa di katakan gampang-gampang susah. Karena ketika kita sudah bisa menentukan usaha apa atau barang apa yang akan kita jalankan atau jual di pasaran, terkadang kita binggung untuk siapakah produk tersebut atau target dari usaha tersebut. Sebelum memasarkan sebuah produk ke pasaran atau menjalankan sebuah usaha, sebaiknya terlebih dahulu Anda ketahui dari segi kekuatan, kekurangan, peluang, dan ancaman yang mempengaruhi pemasaran produk Anda atau usaha yang akan dijalankan. Sebab tanpa informasi tersebut, Anda tidak dapat mengetahui seberapa besar potensi pasar , minat dan peluang pasar yang dapat dimanfaatkan, serta tingginya tingkat persaingan pasar pada produk atau udaha Anda. Untuk itu, analisa produk atau usaha (organisasi) sangat penting dilakukan sebelum Anda menawarkan produk Anda dan juga menjalankan usaha Anda.

Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menganalisa produk atau usaha (organisasi) adalah dengan metode analisis SWOT. Metode ini menganalisa dengan menggunakan dua faktor penting, yaitu faktor internal yang berupa kekuatan dan kelemahan. Serta faktor eksternal yang terdiri dari kesempatan dan ancaman. Cara ini menjadi salah satu kunci bagi para pengusaha untuk mengetahui potensi dari sebuah produk dan usaha yang dijalankan, sebelum akhirnya menentukan strategi pemasaran yang paling efektif untuk sebuah produk dan jenis usaha Anda.

Manfaat SWOT Bagi Para Pelaku Usaha

Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, bahwa Metode analisis SWOT menganalisa dari dua faktor yaitu faktor internal berupa kekuatan (strengths), dan kelemahan (weaknesses), serta faktor eksternal yang berupa kesempatan (opportunities) dan ancaman (threats). Kedua faktor tersebut kemudian dapat diuraikan menjadi 4 (empat) sisi yang saling terkait, sebagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan dari sebuah peluang (opportunities) yang ada, kemudian bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan untuk bisa Anda dapatkan, selanjutnya bagaimana kekuatan (strengths) mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada, dan terakhir adalah bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mampu membuat ancaman (threats) menjadi nyata. Dengan membuat analisis ini keterhungan 4 sisi tersebut, akan memberikan kemudahan untuk mewujudkan visi dan misi suatu perusahaan atau produk.

Sebagai pemahan atas analisis SWOT berikut contoh analisis SWOT untuk usaha penjualan tas wanita online

Menganalisis dan menguraikan faktor internal dan eksternal dalam usaha usaha penjualan tas wanita online.

1. Strengths | Kekuatan

  • Tempat usaha atau lokasi usaha di sekitar rumah yang kebanyakan wanita dan kecenderungan menyukai fashion terutama tas.
  • Konsep gaya yang ditawarkan adalah kekinian atau update trendy terkini.
  • Bisa dijadikan tempat berkumpulnya para pecinta tas ber-merek atau model terbaru.
  • Harga merakyat atau bisa dijangkau semua kalangan.
  • Lokasi yang mudah dijangkau dan tempat yang nyaman.
  • Memiliki website dan forum pribadi juga kontak delivery order.
  • Mengutamakan Brand dan model terbaru.
  • Keterjaminan dalam penyampaian barang yang dijual.

2. Weakness | Kelemahan

  • Banyak Pesaing.
  • Kurangnya kemampuan untuk menyediakan barang (ready stock) terkadang harus menunggu untuk bisa mendapatkan barang yang dipesan.
  • Modal untuk memulai usaha masih kurang.
  • Membutuhkan modal besar.
  • Masih belum membuat produk tas sendiri sebagai Brand unggulan.

3. Opportunities | Kesempatan

  • Dengan adanya inovatif dan kreatif usaha ini memiliki kesempatan besar untuk menjadi toko online besar.
  • Belum banyak tempat penjualan tas wanita yang menyediakan tempat yang nyaman dan menjadi tempat berkumpulnya para pecinta tas ber merk dan keluaran terbaru.
  • Masih Jarangnya toko tas online yang menyediakan forum untuk saling berbagi satu sama lainnya.
  • Memberikan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.

4. Threats | Ancaman

  • Terkadang forum memiliki gangguan karena internetnya sedang down.
  • Ketika harga meningkat, otomatis harga jual juga semakin mahal
  • Banyak pesaing yang mengikuti konsep atau gaya yang telah kita buat.

Kesimpulan dari analisis SWOT ini adalah :

Setelah menganalisis semua faktor, langkah selanjutnya adalah bagaimana memaksimalkan kekuatan (strengths), menutupi kelemahan (weaknesses), memanfaatkan peluang (opportunities), dan mengatasi semua ancaman (threats) yang datang. (Dari berbagai sumber)

ISO | Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit |

www.canconsulting.net / www.ccaccounting.wordpress.com

email : info@canconsulting.net

Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177

kiper

Advertisements

LAPORAN KEUANGAN KOPERASI

KARAKTERISTIK SPESIFIK LAPORAN KEUANGAN KOPERASI
Karakteristik yang bersifat spesifik dari laporan keuangan koperasi di antaranya adalah:
a. Laporan keuangan merupakan bagian dari laporan pertanggungjawaban pengurus selama satu periode akuntansi, yang dapat dipakai sebagai bahan untuk menilai hasil kerja pengelolaan koperasi;
b. Laporan keuangan koperasi merupakan bagian dari sistem pelaporan keuangan yang ditujukan untuk pihak internal maupun eksternal koperasi.
c. Laporan keuangan koperasi harus berdayaguna bagi para anggotanya sehingga pihak anggota dapat menilai manfaat ekonomi yang diberikan koperasi dan berguna juga untuk mengetahui:
– Prestasi unit kegiatan koperasi yang secara khusu bertugas memberikan pelayanan kepada para anggotanya selama satu periode akuntansi tertentu;
– Prestasi unit kegiatan koperasi yang secara khusus ditujukan untuk tujuan bisnis dengan non anggota selama satu periode akuntansi tertentu;
– Informasi penting lainnya yang mempengaruhi keadaan keuangan koperasi jangka pendek dan jangka panjang.

KEGUNAAN LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan koperasi merupakan bagian dari laporan pertanggungjawaban pengurus selama satu periode akuntansi, sehingga dapat dipakai sebagai bahan untuk menilai hasil kerja dan prestasi koperasi. Selain itu untuk mengetahui sumber daya ekonomis yang dimiliki oleh koperasi, kewajiban dan kekayaan bersih, transaksi, kejadian dan keadaan yang mengubah sumber daya ekonomis, kewajiban dan kekayaan bersih dalam suatu periode tertentu serta informasi lainnya yang berkaitan dengan keuangan jangka pendek dan jangka panjang.

JENIS-JENIS LAPORAN KEUANGAN KOPERASI
Adapun jenis-jenis Laporan Keuangan Koperasi tersebut terdiri dari Laporan Utama dan Laporan Tambahan. Kelompok Laporan Utama yang terdiri:
1. Neraca
2. Laporan Perhitungan Hasil Usaha
3. Catatan Atas Laporan Keuangan
Komponen laporan keuangan dilengkapi sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP), yaitu:
1. Laporan Perubahan Ekuitas (Kekayaan Bersih Koperasi)
2. Laporan Arus Kas
Sedangkan Laporan Tambahan meliputi:
1. Laporan Pembagian/Distribusi Sisa Hasil Usaha.
2. Laporan-laporan lain yang penggunaannya relatif spesifik untuk pihak tertentu yang mempunyai keterkaitan langsung dengan koperasi seperti:
– Laporan Promosi Ekonomi Anggota
– Laporan Penyaluran Dana Hibah atau Dana Pihak ke III
– Laporan Distribusi Kepemilikan Sertifikat Modal Koperasi (SMK)

CAN CONSULTING
Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit | Software akuntansi
http://www.canconsulting.net / http://www.ccaccounting.wordpress.com
e. info@canconsulting.net
Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177, +62-24-70137070

Tips Menyusun Pembukuan Sederhana untuk Bisnis Anda

Pembukuan adalah hal yang sangat wajib dipunya oleh pemilik usaha. Pembukuan mutlak diperlukan bagi seorang pengusaha ketika ia mulai mengawali sebuah usaha, apapun bidang usahanya.
Banyak diketemukan pebisnis jarang atau malah tidak membuat pembukuan. Bila ditanya, jawabannya hampir sama, mereka malas, merasa ribet untuk mencatat segalanya dan ada juga yang beralasan tak punya waktu.
Pada umumnya para pengusaha baru lebih fokus pada proses produksi, jualan sebanyak-banyaknya. Sedangkan pembukuan tidak diperhatikan. Banyak juga yang beranggapan jika selama usaha dikerjakan sendiri, uang tidak akan pergi kemana-mana.

Pembukuan sebenarnya bukanlah masalah yang susah, pada dasarnya, ada beberapa poin yang harus dicatat atau dibuat yaitu:
1. Buku pengeluaran, segala macam pengeluaran di tulis di buku ini
2. Buku pemasukan, segala macam pemasukan di tulis di buku ini
3. Buku arus kas, hal ini sangat penting untuk dicatat agar kita bisa mengetahui saldo akhir yang dimiliki
4. Buku catatan stok, digunakan mengetahui stok barang yang habis dan masih ada
5. Buku Inventaris barang. Catatan ini berguna untuk mengetahui inventaris barang yang kita miliki sejak dari awal usaha, contohnya: piring, garpu yang miliki (untuk bisnis rumah makan).
6. Buku laba rugi, berfungsi untuk membantu dan mengetahui seberapa besar keuntungan atau kerugian usaha yang dijalani selama ini.

Keenam jenis pembukuan tersebut wajib dimiliki oleh para pengusaha. Selain mempermudah bisnis, pembukuan juga bertujuan untuk melihat apakah bisnis yang dijalani itu berkembang atau tidak. Biasanya, orang yang tidak pernah membuat pembukuan akan frustasi pada akhir bulan karena tidak mengetahui keuntungan bisnisnya selama satu bulan tersebut,
Kebiasaan baik dalam membuat pembukuan ini sangat berguna bagi orang yang memulai usaha. Yang tak kalah penting, kalau pencatatan dilakukan dengan baik, akan lebih mudah untuk bisa mengajukan kredit ke bank. Hal ini terkait dengan peminjaman modal untuk pengembangan usaha. Bank lebih suka pengusaha yang mencatat usahanya dengan teliti dan rapi. Pada umumnya bank akan meminta laporan keuangan selama setahun.

CAN CONSULTING
Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit | Software akuntansi | Inventory Control
http://www.canconsulting.net / http://www.ccaccounting.wordpress.com
e. info@canconsulting.net
Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177, +62-24-70137070