Pemerintah Rancang Skema Pinjaman Modal Khusus untuk Wirausaha Pemula

JAKARTA – Kementerian Koperasi dan UKM bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah berencana akan membentuk skema kredit yang dirancang khusus untuk wirausaha pemula (WP) yang tergabung dalam satu wadah koperasi. Nantinya, para WP yang sudah mendapatkan pelatihan akan mendapat pinjaman modal dengan bunga ringan, agar mereka dapat segera mulai menjalankan usahanya.

“Dalam pemberian pinjaman ini, resiko kredit bermasalah ditanggung renteng. Artinya, jika ada WP yang sulit membayar bunga pinjaman, pihak koperasi yang bertanggung jawab,” kata Deputi bidang Pengebangan Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM, Prakoso Budi Susetyo di Jakarta, Rabu (12/8).

Prakoso menjelaskan, rencana pembentukan skema kredit baru bagi WP yang rencananya akan direalisaikan tahun depan ini merupakan terobosan. Karena, pada tahun 2016 mendatang sudah tidak ada lagi dana bantuan sosial yang dapat dialokasikan untuk pengembangan wirausaha di Tanah Air.

Pada tahap awal, para WP akan mendapatkan pinjaman modal maksimal 25 juta rupiah per orang. Dana itu diharapkan dapat dijadikan modal awal dalam menjalankan usahanya. Selain mendapat pinjaman modal dengan bunga ringan, para WP juga akan mendapatkan pendampingan dalam menjalankan usahanya. Para pendamping itu, bertugas mengontrol, mengawasi dan member masukan dan arahan agar usahanya bisa maju dan berkembang.

Para pendamping itu terdiri dari putra-putra daerah yang telah mendapatkan pelatihan dari Kementerian Koperasi dan UKM. “Para pendamping mendapatkan honor dari kami (Kementerian Koperasi dan UKM),” tambah Prakoso.

Selain dengan LPDB-KUMKM, lanjut Prakoso, pihaknya juga sedang menjajaki kerja sama dengan pihak perbankan untuk membuat skema kredit yang serupa. “Kami sedang menjajaki kerja sama dengan Bank BRI dan Bank Mandiri,” katanya. Prokoso optimistis dengan cara tersebut program Gerakan Kewirausahaan Nasioal (GKN) terus berjalan dan target jumlah wirausaha bisa tercapai.

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga menargetkan dalam lima tahun ke depan jumlah entrepreneurship atau wirausahawan di Indonesia mencapai 2 persen dari jumlah total penduduk di Tanah Air yang sekitar 200 juta jiwa. Saat ini, jumlah wirausaha di Indonesia saat ini baru sekitar 1,65 persen atau jauh di bawah negara tetangga seperti Singapura yang mencapai 7 persen, Malaysia 5 persen dan Thailand 3 persen.

sumber: antaranews.com

CAN CONSULTING
Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit | Software akuntansi
http://www.canconsulting.net/http://www.ccaccounting.wordpress.com
info@canconsulting.net
Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177

Bantu Pemasaran UMKM, LLP-KUKM Rancang Galeri Indonesia WOW

JAKARTA – Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) Kemenkop UKM terus mempromosikan dan memasarkan produk UKM agar siap bersaing di pasar global. Salahsatu usahanya adalah mendirikan Galeri Indonesia WOW.

Galeri UKM Smesco yang dikelola LLP-KUKM di kawasan SME Tower, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, dikenal sebagai outlet bagi UKM seluruh Indonesia. Tempat tersebut bakal disulap menjadi Galeri Indonesia WOW dan di-setting untuk bisa memfasilitasi kemajuan pemasaran dan promosi bagi UKM binaan.

“LLP-KUKM sebagai pengelola Smesco RumahKU (rumahnya koperasi dan UKM) terus menyemangati pemasaran produk UKM. Salah satunya adalah meningkatkan kelas galeri Smesco dengan mendirikan Galeri Indonesia WOW,” ujar Direktur Utama LLP-KUKM Ahmad Zabadi belum lama ini.

Menurut Zabadi, konsep pembuatan desain lantai 1 dan 2 yang sudah hampir rampung berpedoman pada positioning, differentiation, dan branding Galeri Indonesia WOW.

Menurut Zabadi, Galeri Indonesia WOW adalah sebuah konsep rebranding UKM Gallery di SME Tower yang selama ini menjadi display permanen produk koperasi dan UKM. Selain itu, jadi tempat pertemuan para pelaku usaha kecil dengan insan kreatif, private equity, anak muda, perempuan, dan netizen.

Jika dibandingkan dengan UKM Gallery, Galeri Indonesia WOW memiliki lima diferensiasi yakni, sebagai experiment lab, curated concept store, co working space, investor meeting place, dan creative hub.

Zabadi menjelaskan, Experiment Lab adalah tempat pengujian, bengkel, atau workshop bagi para pelaku koperasi dan UKM. Di tempat tersebut, member Galeri Indonesia WOW bisa menguji atau menampilkan keunggulan produk mereka kepada para pengunjung.
“Di experiment lab, member bisa menunjukkan pembuatan produk sekaligus menguji keunggulan produk tersebut,” ujarnya.

Curated Concept Store adalah outlet atau toko yang menjual produk-produk koperasi dan UKM yang sudah dikurasi dewan kurator. Mereka adalah orang-orang ahli di bidangnya yang menyeleksi produk koperasi dan UKM untuk masuk ke Galeri Indonesia WOW.

Ada 30 curated store yang tiap-tiap store berisi satu merek atau UKM. Guna menampung lebih banyak produk koperasi dan UKM yang juga sudah dikurasi, Galeri Indonesia WOW juga memiliki pop-up market.

“Kami menargetkan 500 UKM hasil kurasi masuk ke Galeri Indonesia WOW tahun ini,” tambahnya.

Co working space adalah sebuah ruang bersama yang digunakan untuk melakukan pekerjaan bagi para pelaku usaha yang tidak membutuhkan kantor pribadi atau kalangan freelancer. Investor meeting place akan menjadi tempat pertemuan para investor yang siap menjadi mitra atau bapak angkat member Galeri Indonesia WOW.

Lalu, creative hub merupakan tempat pertemuan orang-orang kreatif seperti pelaku UKM, seniman, dan artis yang akan membuat event atau aktivitas promosi lain untuk menghadirkan target market.

“Nah, kami nanti melaksanakan Galeri Indonesia WOW yang rencananya dihelat pada September,” tandas Zabadi

sumber : bisnis.com

CAN CONSULTING
Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit | Software akuntansi
http://www.canconsulting.net /http://www.ccaccounting.wordpress.com
info@canconsulting.net
Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177

KESALAHAN PENGUSAHA DALAM MENGELOLA KEUANGAN USAHA

Mengelola keuangan usaha merupakan salah satu hal yang sering menjadi masalah dalam sebuah usaha. Banyak usaha kecil yag terpaksa harus gulung tikar karena mengalami kesalahan dalam mengelola keuangan. Pengelolaan keuangan usaha harus dilakukan dengan cara profesional yaitu dengan memperhatikan kaidah pengelolaan keuangan bisnis.

Kesalahan Mengelola Keuangan Usaha

Banyak para pengusaha yang menemukan beberapa kesalahan saat mereka mengelola keuangan usaha, apalagi pada hari-hari awal. Meskipun sulit, namun mengelola keuangan merupakan sesuatu yang sangat penting demi keberhasilan suatu usaha. Nah, berikut ini adalah beberapa kesalahan pengusaha ketika melakukan pengelolaan uang usaha.

Tidak mengembangkan rencana keuangan yang jelas

Mengembangkan rencana keuangan mulai dari hari pertama menjalankan usaha akan sangat membantu pengusaha dalam menjaga keuangan usaha dengan benar. Selain itu, pastikan bahwa uang usaha Anda digunakan untuk hal-hal penting dari bisnis Anda demi meningkatkan keuntungan terbaik atas investasi. Mengembangkan rencana keuangan usaha dengan jelas juga dapat membantu Anda untuk menghindari terjadinya resiko kerugian. Sebuah rencana keuangan yang sederhana termasuk arus kas yang jelas dan rinci bisa membantu Anda untuk selalu tahu dimana Anda berada.

Tidak memahami arus kas

Arus kas yang baik akan membuat bisnis Anda menjadi berdetak lebih. Namun, banyak para pengusaha yang belum memahami betapa pentingnya tindakan tersebut. Arus kas yang buruk dalm sebuah usaha akan benar-benar melumpuhkan bisnis Anda. Itu berarti bahwa Anda tidak mempunyai simpanan uang lain untuk mengembangkan bisnis. Jadi pastikan bahwa Anda meletakkan prosedur yang ketat dan sediakan juga tempat untuk mengelolanya.

Tak menggunakan bantuan akuntan profesional karena biaya

Banyak para pengusaha yang menolak untuk menggunakan bantuan jasa seorang akuntan berkualitas dengan alasan biaya, padahal dengan tindakan tersebut tidak bisa membuktikan bahwa pengusaha bisa menghemat biaya usaha. Seorang ahli keuangan dapat melihat bagaimana cara yang tepat untuk meningkatkan arus kas dan profitabilitas bisnis serta menghemat waktu. Perencanaan dan menyusun laporan keuangan memang sulit dikerjakan dan membutuhkan banyak waktu sehingga menggunakan jasa profesional akan sangat membantu Anda. Dengan begitu Anda dapat berkonsentrasi pada hal-hal penting lainnya.

Kurangnya pengetahuan dibidang akuntansi

Banyak para pemula usaha yang masih belum tahu mengenai catatan keuangan dasar seperti omset laba kotor dan bersih, neraca serta arus kas laba dan rugi. Meskipun Anda memutuskan untuk menggunakan jas akuntan profesional, sebaiknya Anda tetap memahami istilah-istilah mengenai kunci keuangan. Pengetahuan penting tersebut sangat diperlukan oleh setiap pengusaha terutama para pemula guna membantu mengelola bisnis dan rencana masa depan.

Tidak sadar akan pentingnya pengelolaan uang dari awal usaha

Banyak para perusahaan yang hanya mewujudkan manajemen keuangan saat terjadi dampak yang buruk pada bisnis yang mereka jalankan. Padahal hal itu jelas sudah terlambat. Dengan pengelolaan uang dari awal berdirinya suatu usaha serta adanya nasihat atau bantuan dari seorang profesional, maka Anda bisa menghentikan masalah yang dapat mengancam bisnis. Salah satunya adalah masalah arus kas serta keputusan investasi yang buruk sebelum menjadi masalah utama bagi bisnis Anda.

Mencampur keuangan bisnis dan pribadi

Sebuah kesalahan umum yang sering dilakukan oleh pemula usaha yang beroperasi sebagai pedagang adalah mencampur antara keuangan bisnis dengan keuangan pribadi. Sebaiknya sangatlah penting untuk Anda tetap memisahkan antara uang bisnis dan pribadi. Mengapa? Karena catatan rekening dari bisnis Anda akan mencatat semua transaksi yang terjadi pada bisnis yang Anda jalankan. Dengan begitu Anda juga bisa mengetahui berapa keuntungan atau kerugian yang diperoleh.

Nah, bagaimana dengan bisnis yang Anda jalankan? Apakah keuangan usaha Anda sudah sehat? Semoga informasi tersebut bisa membantu Anda para pengusaha terutama pemula usaha. Salam sukses!

http://www.bisnisukm.com

CAN CONSULTING

Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit | Software akuntansi

www.canconsulting.net / www.ccaccounting.wordpress.com

info@canconsulting.net

Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177, +62-24-70137070

DASAR MANAJEMEN KEUANGAN YANG BAIK BAGI UKM

Manajemen keuangan tidak hanya sekedar bagaimana cara mengelola uang kas. Namun bagaimana cara mengelola keuangan untuk menghasilkan keuntungan.

Meskipun terlihat mudah dan sangat sederhana, setiap pelaku usaha kecil menengah (UKM) penting untuk menerapkan manajemen keuangan yang baik. Minimal pelaku UKM mempunyai buku catatan kas masuk dan juga kas keluar. Kenyataannya para pelaku UKM lebih tertarik membahas ide dan inovasi bisnis, produksi dan target penjualan serta strategi pemasaran dibandingkan dengan berbicara manajemen keuangan.
Pelaku UKM menganggap bahwa manajemen keuangan adalah salah satu hal yang bisa berjalan dengan sendirinya. Jika bisnis bagus maka keuangan bisnis juga akan sama bagusnya. Persepsi tersebut mungkin ada benarnya, namun tetaplah berhati-hati karena bisa menyesatkan. Benar adanya jika sumber kas usaha adalah penjualan dan keuntungan. Akan tetapi bisnis tidak hanya sekedar bagaimana cara menghasilkan uang, melainkan juga mengenai bagaimana cara membelanjakan dan mengendalikan.

Manajemen keuangan tidak hanya sekedar bagaimana cara mengelola uang kas. Namun lebih dari itu, manajemen keungan merupakan bagaimana cara mengelola keuangan untuk menghasilkan keuntungan serta memanfaatkan sumber modal demi untuk membiayai usaha. Walaupun sederhana, UKM tetap perlu menerapkan manajemen keuangan. Berikut adalah beberapa dasarnya.
Buat Anggaran Arus Kas
Update kondisi keuangan perusahaan Anda terkait dengan komponen utama seperti penjualan, arus kas masuk dan keluar atau yang lain-lainnya. Anggaran untuk arus kas membantu memastikan bahwa perusahaan bisa membayar semua pengeluaran dan memungkinkan perusahaan untuk dapat mengelola pendapatan dan pengeluaran dengan efektif.
Mengenal Perubahan Arus Kas
Beban pokok operasional mempunyai dampak yang signifikan pada arus kas perusahaan. Di saat yang sama tekanan yang berasal dari kenaikan harga bahan baku akan terus membebani keuangan pada perusahaan. Arus kas juga dipengaruhi oleh keadaan hutang piutang perusahaan. Hal ini tentu saja sangat mempengaruhi beban bunga.
Mengelola Piutang Terhadap Klien
Ada sejumlah cara yang berbeda tentang bagaimana cara mengelola piutang perusahaan. Menetapkan kebijakan kredit yang efektif adalah salah satu bagian penting dari manajemen arus kas. UKM juga harus mempunyai strategi tentang bagaimana cara mendorong klien untuk mau membayar lebih cepat. Misalnya membebankan bunga pada rekening yang sudah lewat jatuh tempo.
Periksa Status Hutang
Periksalah secara teratur keuangan perusahaan dengan jadwal pembayaran hutang. Hal ini bisa membantu di mata kreditur mengenai seberapa baik perusahaan bisa menjaga kewajiban kreditnya. Praktik berguna untuk melihat berapa banyak perusahaan berhutang, kepada siapa saja dan apakah perusahaan sekarang ini mempunyai jadwal pembayaran yang telah jatuh tempo atau tidak.
Mengurangi Biaya Opersional
Carilah bagaimana cara memotong biaya operasional. Misalnya saja dengan mencari bahan baku yang lebih murah, tetapi tetap bisa menjaga kualitas dari produk. Pada saat perusahaan menerima orderan yang banyak, Anda bisa menambahkan pekerja dengan status kontrak. Setelah itu, upgrade mesin produksi dengan menggunakan teknologi yang terbaru agar bisa lebih efisien dari sisi power konsumsi untuk menekan biaya listrik.
Menggunakan Kredit Secara Efektif
Fasilitas kredit tergantung dari keadaan perusahaan, rencana bisnis serta fasilitas kredit yang ada. Semakin baik keadaan dari perusahaan Anda maka akan semakin bagus juga prospek perusahaan di masa depan. Maka, hal itu akan berdampak pada pemberian kredit ke perusahaan dengan lebih mudah. Oleh karena itu, gunakanlah dana kredit tersebut secara tepat dan juga efisien.
Kelebihan Arus Kas Untuk Expansi
Pertimbangkan mengenai bagaimana perubahan perekonomian yang mempengaruhi keuangan perusahaan seperti untuk mata uang maupun suku bunga. Dengan begitu hal ini bisa mempengaruhi pendapatan maupun beban keuangan perusahaan. Setiap surplus arus kas bisa digunakan untuk ekspansi usaha, melunasi hutang serta mempertahankan tingkat produktifitas dari perusahaan.
Berbisnis tidak hanya soal strategi, promosi, pilihan bisnis serta popularitas bisnis Anda. Menjalankan suatu bisnis perlu memikirkan soal manajemen keuangan juga. Manajemen keuangan usaha yang baik akan sangat menentukan kesuksesan bisnis Anda. Salam sukses!

CAN CONSULTING
Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit | Software akuntansi
http://www.canconsulting.net / http://www.ccaccounting.wordpress.com
e. info@canconsulting.net
Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177

http://bisnisukm.com/dasar-manajemen-keuangan-yang-baik-bagi-ukm.html

Ini Mekanisme UMKM Untuk Tembus Ekspor

JAKARTA – Produk-produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk menembus pasar ekspor. Hanya saja, masih banyak yang tidak tau dan memahami bagaimana prosedur dan mekanisme yang harus dilalui supaya produknya bisa dieskpor ke luar negeri.
Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kementerian Perdagangan Ari Satria menjabarkan ada empat langkah yang harus ditempuh pelaku usaha hingga produknya bisa diekspor, yakni persiapan administrasi, legalitas sebagai eksportir, persiapan produk ekspor, dan persiapan operasional.

Persiapan Administrasi
Sebagai badan usaha yang akan melakukan bisnis internasional tentunya harus mempunyai kantor yang bersifat permanen atau memiliki kontrak dalam jangka waktu panjang, beserta perlengkapan dan peralatan pendukung lainnya.
Selain itu, pelaku usaha juga harus mempunyai jaringan komunikasi dan tenaga operasional yang dapat berkomunikasi dalam Bahasa Inggris, serta menyiapkan company profile sebagai bahan informasi dan promosi kepada calon pembeli.

Legalitas sebagai Eksportir
Kemudian, calon eksportir juga harus mempersiapkan legalitas yang dibutuhkan untuk mengekspor produknya. Beberapa persyaratan yang harus dipersiapkan di antaranya, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Nomor Pokok Wajib Pokok (NPWP), serta dokumen lain yang dipersyaratkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Setelah persyaratan di atas dipenuhi, pelaku usaha juga harus menyiapkan dokumen lainnya seperti kontrak penjualan, faktur perdagangan, Letter of Credit (L/C), Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), Bill of Lading (B/L), polis asuransi, packing list, Surat Keterangan Asal, surat pernyataan mutu, dan wessel export untuk eksportir.

Persiapan Produk Ekspor
Sambil persyaratan di atas dilengkapi, pelaku usaha sebelumnya harus dapat mengetahui ketentuan persyaratan internasional atau ketentuan permintaan pasar luar negeri, misalnya kuantias, kualitas, pengemasan, pelabelan, penadanaan dan waktu pengiriman.
“Pelaku usaha juga harus mengkalkulasi biaya-biaya yang diperlukan mulai dari ongkos produksi hingga pemasaran, sehingga bisa menetapkan harga jual produk,” katanya.
Selain itu, pelaku usaha juga harus bisa memastikan produksi yang kontinyu, sehingga tidak akan kelimpungan saat mendapatkan pesanan dalam jumlah yang besar.

Persiapan Operasional
Di sisi lain, pelaku usaha juga harus memperhatikan hal operasional lainnya, seperti proses ekspor, prosedur dan dokumen ekspor. Serta mulai mengenali kebijakan dan peraturan ekspor-impor, serta strategi ekspor.
Ari menambahkan, saat ini para pelaku usaha bisa mengikuti pelatihan yang diselenggarakan di Pusat Pelatihan Ekspor Daerah yang saat ini sudah ada di lima daerah. Pelatihan tersebut dipandu oleh para praktisi, sehingga materi yang diberikan bisa secara teknis.
“Karena sudah ada di beberapa daerah, pelaku usaha tidak perlu ikut pelatihan ke Jakarta. Selain itu, karena pengisi materinya adalah praktisi maka yang dijelaskan tidak mengawang,” paparnya.
Meskipun sudah banyak pelatihan diupayakan pemerintah untuk mendorong ekspor produk, Ari mengakui masih banyak kendala lain yang dihadapi para pelaku usaha.
Di antaranya, para pelaku usaha kurang mampu dalam melakukan komunikasi bisnis dengan calon pembeli. Selain itu, banyak juga yang belum tahu arti penting kontrak bisnis yang harus dilakukan secara cermat untuk menghindari perselisihan dagang.
“Pelaku usaha juga belum memanfaatkan keberadaan lembaga pemerintah di dalam dan luar negeri untuk mempromosikan produk serta berkonsultasi terkait peluang pasar,” imbuhnya.
Para pelaku usaha juga terus didorong untuk mengikuti berbagai program dan memanfaatkan fasilitas yang disediakan Kementerian Perdagangan, misalnya layanan satu pintu Customer Service Center dan Designer Dispatch Service (DDS).
Dengan menjadi anggota dari layanan satu pintu tersebut, pelaku usaha dapat memperoleh berbagai layanan seperti melakukan promosi, mendapatkan hasil riset pasar, dan permintaan hubungan dagang yang dikirimkan oleh para Perwakilan Perdagangan Indonesia di luar negeri maupun KBRI.
Di sisi lain, pelaku usaha juga harus menyesuaikan produknya dengan selera pasa yang dibidik. Mulai dari desain produk, preferensi konsumen, termasuk mengenai standar produk serta kebijakan perdagangan yang berlaku.
“Pelaku usaha juga harus mengubah mindset menjadi aktif, agresif dan kreatif. Dari awalnya menunggu pembeli, menjadi menjemput pembeli,” imbuhnya.
Sumber: depkop.go.id

CAN CONSULTING
Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit | Software akuntansi
http://www.canconsulting.net / http://www.ccaccounting.wordpress.com
e. info@canconsulting.net
Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177, +62-24-70137070

Tips Menyusun Pembukuan Sederhana untuk Bisnis Anda

Pembukuan adalah hal yang sangat wajib dipunya oleh pemilik usaha. Pembukuan mutlak diperlukan bagi seorang pengusaha ketika ia mulai mengawali sebuah usaha, apapun bidang usahanya.
Banyak diketemukan pebisnis jarang atau malah tidak membuat pembukuan. Bila ditanya, jawabannya hampir sama, mereka malas, merasa ribet untuk mencatat segalanya dan ada juga yang beralasan tak punya waktu.
Pada umumnya para pengusaha baru lebih fokus pada proses produksi, jualan sebanyak-banyaknya. Sedangkan pembukuan tidak diperhatikan. Banyak juga yang beranggapan jika selama usaha dikerjakan sendiri, uang tidak akan pergi kemana-mana.

Pembukuan sebenarnya bukanlah masalah yang susah, pada dasarnya, ada beberapa poin yang harus dicatat atau dibuat yaitu:
1. Buku pengeluaran, segala macam pengeluaran di tulis di buku ini
2. Buku pemasukan, segala macam pemasukan di tulis di buku ini
3. Buku arus kas, hal ini sangat penting untuk dicatat agar kita bisa mengetahui saldo akhir yang dimiliki
4. Buku catatan stok, digunakan mengetahui stok barang yang habis dan masih ada
5. Buku Inventaris barang. Catatan ini berguna untuk mengetahui inventaris barang yang kita miliki sejak dari awal usaha, contohnya: piring, garpu yang miliki (untuk bisnis rumah makan).
6. Buku laba rugi, berfungsi untuk membantu dan mengetahui seberapa besar keuntungan atau kerugian usaha yang dijalani selama ini.

Keenam jenis pembukuan tersebut wajib dimiliki oleh para pengusaha. Selain mempermudah bisnis, pembukuan juga bertujuan untuk melihat apakah bisnis yang dijalani itu berkembang atau tidak. Biasanya, orang yang tidak pernah membuat pembukuan akan frustasi pada akhir bulan karena tidak mengetahui keuntungan bisnisnya selama satu bulan tersebut,
Kebiasaan baik dalam membuat pembukuan ini sangat berguna bagi orang yang memulai usaha. Yang tak kalah penting, kalau pencatatan dilakukan dengan baik, akan lebih mudah untuk bisa mengajukan kredit ke bank. Hal ini terkait dengan peminjaman modal untuk pengembangan usaha. Bank lebih suka pengusaha yang mencatat usahanya dengan teliti dan rapi. Pada umumnya bank akan meminta laporan keuangan selama setahun.

CAN CONSULTING
Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit | Software akuntansi | Inventory Control
http://www.canconsulting.net / http://www.ccaccounting.wordpress.com
e. info@canconsulting.net
Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177, +62-24-70137070

Cara Melaporkan SPT Pajak secara Online

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus melakukan pembaharuan untuk memudahkan Wajib Pajak (WP) melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak tahunan. Kali ini, DJP memastikan pelaporan SPT melalui electronic filing atau e-filing hanya memakan waktu yang singkat, yakni cukup lima menit saja.

Bagaimana caranya? Kepala Subdit Penyuluhan Perpajakan Sanityas J Prawatyani menjelaskan, e-filing di program untuk bekerja lebih cepat daripada pengisian SPT Tahunan secara manual. Saat ini, DJP sudah menyediakan pendaftaran SPT melalui e-filing untuk formulir 1770 s dan 1770 ss, sesuai tingkat penghasilan WP.

Apakah itu e-filing? e-filing adalah salah satu cara penyampaian SPT Tahunan secara elektronik yang dapat dilakukan secara online dan realtime melalui website.
e-filing dapat dilakukan melalui 3 (tiga) tahap yaitu
1. Memperoleh E-FIN (Electronic Filing Identification Number)
2. Mengisi SPT Tahunan
3. Melaporkan SPT Tahunan
Langkah Pertama –> Memperoleh E-FIN (Electronic Filing Identification Number)
Untuk mendapatkan E-FIN, kita langsung saja datang ke Kantor Pelayanan Pajak terdekat dengan membawa
• Fotocopi NPWP
• Fotocopi KTP
• Mengisi Formulir Permohonan
Setelah permohonan diisi, lampirkan fotocopi NPWP dan KTP untuk diserahkan ke petugas yang ada, proses yang diperlukan pada umumnya adalah satu hari.
Langkah Kedua –> Mengisi SPT Tahunan
Setelah mendapat E-FIN,
• Lakukan registrasi via http://efiling.pajak.go.id .
Lakukan verifikasi. Verifikasi akan dikirimkan ke alamat email yang sudah didaftarkan. Dalam hal verifikasi, email yang akan diterima oleh WP adalah link aktivasi. Jadi, WP wajib melakukan verifikasi melalui link aktivasi yang dikirimkan melalui email untuk bisa menggunakan pelaporan SPT melalui e-filing. Pastikan email yang didaftarkan adalah benar
• Aktivasi dengan membuka email yang telah kita daftarkan tadi, kemudian klik link yang sudah diterima
• Memuat SPT kita. Klik menu SPT 1770 S Wizard, atau SPT 1770 S, atau SPT 1770 SS. Anda akan dipandu dengan wizard.

Langkah Ketiga –> Melaporkan SPT Tahunan
Ketika kita sudah mengisi SPT Tahunan, langkah terakhir adalah mengirimnya, caranya adalah
• Meminta Kode verifikasi yaitu dengan memilih data SPT – Klik tombol “request token” – buka email untuk mendapat kode verifikasi.
• Mengirim SPT dengan memilih data SPT – Klik tombol KIRIM – Masukkan kode verifikasi tadi.
Selain e-filing, untuk mempermudah Wajib Pajak dalam melaporkan SPT tahunan, juga disediakan layanan langsung dari kantor pajak terdekat seperti pojok pajak, drop box, dan mobil pajak. serta, bisa juga melalui kantor pos dan ekspedisi
Kami menyediakan Jasa Pengisian SPT Tahunan PPh Orang Oribadi dan PPh Badan. yaitu berupa pengisian 1770 ss, 1770s, 1770 dan 1771 termasuk SPT PPh pasal 21 1721 A1 (untuk form 1770ss, 1770s dan 1770). Jika ada yang diinginkan ditanyakan, silahkan jangan sungkan menghubungi kami.

CAN CONSULTING
Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit | Software akuntansi
http://www.canconsulting.net / http://www.ccaccounting.wordpress.com
e. info@canconsulting.net
Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177, +62-24-70137070

BISA Ungkap Kesulitan UKM Tembus Ekspor

JAKARTA – Produk Usaha Kecil Menengah (UKM) asal Indonesia masih menemui beberapa kendala menembus pasar ekspor. Meski beberapa di antaranya sukses dan laku dijual di luar negeri.
Chairman Business Indonesia Singapore Association (BISA), Stefanus T Wijaya mengatakan, di Singapura UKM terkendala persoalan bahasa. Pelaku UKM yang kebanyakan hanya mengerti bahasa Indonesia, sulit untuk berinteraksi di negeri Singapura yang dominan berbahasa Inggris atau Mandarin. Itu pun berlaku pada merek produk yang tercantum.

“Pertama itu kendala bahasa. Contoh Sidomuncul jualan Tolak Angin, waktu di Singapura itu tidak laku karena tolak angin bahasa Melayu,” kata Stefanus dalam acara Press Conference Indonesia-Singapura Business Forum 2014, di Gedung Galaktika, Jalan RM Harsono, Jakarta, Selasa.

Lalu persoalan pemasaran yang juga masih terbatas. Tidak seperti perusahaan besar, UKM yang memiliki modal yang lebih sedikit, akan sulit untuk memasarkan produknya di luar negeri. Itu pun dianggap menjadi salah satu kendala sulitnya UKM berkembang di luar negeri.

“Yang paling mendasar adalah kesiapan UKM kita mendapat klien dari luar negeri,” tambahnya.

CUKUP MAJU

Meski demikian, tidak sedikit UKM yang produknya cukup maju dikembangkan di Singapura. Dari data BISA, setidaknya ada 5.000 UKM asal Indonesia yang produknya masuk ke Singapura, UKM itu seperti pelaku bisnis toko atau hanya menjadi pemasok saja.

Produk yang ditawarkan pun bermacam-macam. Pakaian, makanan, dan kerajinan yang cukup laku di masyarakat negeri Singa.

“Seperti keripik, lalu mi instan, disenangi orang-orang di Singapura. Produk-produk mi asal Indonesia banyak disukai. Ada juga ayam goreng Surabaya, ayam goreng ojolali, tapi buatnya di Singapura,” katanya.

Lalu ada juga kaus dari Bandung. Banyak yang barangnya dari Indonesia tapi labelnya asing. “Misalnya harganya 1 potong 3 dolar Singapura dijual 20 dolar Singapura. “Jadi ada yang produksi tanpa merek. Memang Singapura negara kecil tanpa dia menang di branding,” imbuhnya.

Suara Merdeka , 19 Feb 2014

CAN CONSULTING
Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit | Software akuntansi
www.canconsulting.net / www.ccaccounting.wordpress.com
e. info@canconsulting.net
Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177, +62-24-70137070

Pentingnya Pencatatan Kegiatan Transaksi Usaha

PENTINGNYA PENCATATAN  TRANSAKSI USAHA/BISNIS

Dalam setiap usaha yang dijalankan, tentunya memiliki pemasukan dan pengeluaran yang merupakan bagian dari transaksi usaha. Idealnya, setiap transaksi keuangan memiliki bukti sebagai dasar pencatatan. Ketika usaha baru mulai didirikan, umumnya pemilik yang mencatat seluruh transaksi. Namun seiring dengan perkembangan usaha, sering kali pemilik tidak memiliki waktu untuk melakukan pencatatan. Dengan kata lain, pencatatan transaksi sering kali menjadi tidak tertib, sehingga terkadang akan menyulitkan pemilik dalam menganalisa perkembangan bisnsi yang dijalani. Pemilik bisa merekrut orang yang secara khusus membantu pemilik dalam melakukan pencatatan. Apa saja yang perlu dicatat sebagai dasar analisa usaha. Apakah usaha kita maju? Biaya manakah yang perlu dikurangi? Berapa pendapatan usaha kita bulan ini? Berikut beberapa di antaranya:

1.     Catatan Penjualan

Pada umumnya, setiap kita melakukan transaksi penjualan tentunya harus membuat nota/kuitansi. Usahakan agar nota penjualan dicatat kembali setiap hari dalam buku penjualan. Catatan ini berguna bagi Anda untuk mengetahui berapa penjualan hari ini, tren penjualan usaha bulanan, tahunan, produk apa yang paling minati.

2.     Catatan Pengeluaran

Pengeluaran dapat dibagi menjadi 2 komponen utama yaitu pengeluaran langsung dan tidak langsung. Pengeluaran langsung adalah pengeluaran yang terkait langsung dengan penjualan. Misal: Biaya pembelian barang dagangan, jika usaha kita menjual minuman kemasan (air, soda, teh,kopi), maka biaya pembelian minuman kemasan adalah biaya langsungnya. Contoh pengeluaran tidak langsung adalah biaya gaji, listrik, air (yang tidak secara langsung mempengaruhi penjualan). Catatan ini berguna bagi Anda untuk mengetahui berapa dana yang Anda alokasikan untuk biaya tertentu, sehingga membantu Anda dapat menganalisa apakah biaya yang dikeluarkan sudah cukup efisien, apakah masih bisa ditekan lagi biayanya.

3.      Catatan Pembelian Aset

Catatan ini yang sering rancu dengan pencatatan biaya. Sering dijumpai pemilik usaha tidak bisa membedakan mana yang tergolong aset dan mana yang tergolong biaya. Definisi aset secara sederhana adalah benda/peralatan yang digunakan untuk aktivitas usaha dan umurnya lebih dari 1 tahun, contoh kalau usaha kita jasa foto copy, maka aset kita adalah mesin foto copy, mesin jilid.

4.      Catatan Stok/Persediaan

Pelaku usaha yang bergerak di bidang usaha perdagangan, seharusnya memiliki pencatatan stok atau persediaan. Ini sangat penting untuk dilakukan agar kita bisa tahu dengan pasti persediaan kita mana yang masih ada, mana yang akan habis, mana barang yang perputarannya lebih cepat. Misal jika Anda berjualan produk kelontong, dan kita tidak punya catatan persediaan, apabila ada pembeli yang bertanya, maka kita akan kesulitan untuk mencarinya. Caranya mudah, cukup gunakan buku stok yang kita gunakan saat barang masuk dan kita kurangi stoknya saat ada penjualan.

Demikian masukan akan pencatatan yang diperlukan dalam memulai usaha. Kiranya dapat membantu untuk perkembangan usahanya.

CAN CONSULTING
Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit | Software akuntansi
www.canconsulting.net / www.ccaccounting.wordpress.com
e. info@canconsulting.net
Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177, +62-24-70137070

 

 

Pembukuan Laporan Keuangan Untuk Usaha Mikro dan Usaha Kecil

PEMBUKUAN LAPORAN KEUANGAN USAHA MIKRO DAN KECIL

Tidak mengetahui keuntungan anda selama ini??

Berapa biaya usaha yang dikeluarkan setiap bulan??

Bagaimana mengontrol keuangan anda??

Caranya Mudah:

  1. Kirimkan data / nota-nota transaksi harian anda kepada kami dan Anda dapat fokus pada usaha yang Anda cintai.
  2. Kami akan membuat laporan secara berkala (bulanan):

–       Laporan penjualan

–       Laporan pembelian

–       Laporan biaya per pos

–       Lapoan laba rugi

Ongkos pelayanan: SANGAT TERJANGKAU di mulai dari Rp. 200.000,- per bulan.

Jika ada yang ingin ditanyakan. Silahkan jangan segan untuk menghubungi kami di:

www.canconsulting.net ; ccaccounting.wordpress.com

Phone/SMS/ Whatsapp: 081-9010-11177 

Phone /SMS  : 024-70137070

info@canconsulting.net