Apa itu Amnesti Pajak?

Apa itu Amnesti Pajak?

Amnesti Pajak/Tax Amnesty adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan dengan cara mengungkap harta dan membayar Uang Tebusan.

 

Mengapa Mengikuti Amnesti Pajak?

Wajib Pajak yang mengikuti program Amnesti Pajak akan memperoleh manfaat berupa:

  1. Penghapusan pajak yang seharusnya terutang.
  2. Tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana perpajakan.
  3. Tidak dilakukan pemeriksaan, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan.
  4. Penghentian proses pemeriksaan, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan.
  5. Jaminan Rahasia dimana data Pengampunan Pajak tidak dapat dijadikan dasar penyelidikan dan penyidikan tindak pidana lain.
  6. Pembebasan PPh terkait proses balik nama harta.

 

Siapa yang Dapat Memanfaatkan Amnesti Pajak?

Seluruh Wajib Pajak baik Orang Pribadi/Badan, kecuali yang:

  • sedang dilakukan penyidikan dan berkas penyidikannya telah P-21,
  • sedang menjalani proses peradilan,
  • sedang menjalani hukuman, atas tindak pidana di bidang perpajakan.

 

Kemana Permohonan Amnesti Pajak Disampaikan?

Permohonan Amnesti Pajak disampaikan Ke KPP tempat Wajib Pajak terdaftar atau kedutaan Besar tentunya.

 

Kapan Permohonan Amnesti Pajak Disampaikan?

Sampaikan Surat Pernyataan Harta beserta lampirannya pada:

Periode I    : Sejak tanggal diundangkan UU Pengampunan Pajak s.d. 30 Sept 2016.

Periode II    : 1 Okt 2016 s.d. 31 Des 2016.

Periode III   : 1 Jan 2017 s.d. 31 Maret 2017.

 

Bagaimana Alur Permohonan Amnesti Pajak?

  1. hubungi helpdesk (dapatkan informasi terkait Amnesti Pajak)
  2. ungkap & bayar tebusan (bayar tebusan melalui e-billing)
  3. sampaikan Surat Pernyataan harta beserta lampirannya (ke KKP Terdaftar/Duta Besar tertentu)
  4. Terbit Surat Keterangan Amnesti Pajak (10 hari kerja)

 

Helpdesk

Hubungi helpdesk KPP tempat Anda terdaftar untuk mendapatkan informasi tentang :

  • seputar Amnesti Pajak,
  • syarat dan ketentuan,
  • tunggakan pajak, dan
  • pehitungan uang tebusan.

 

Ungkap

Ungkapkan seluruh harta yang belum dilaporkan pada SPT Tahunan PPh Terakhir dengan cara menyampaikan Surat Pernyataan Harta beserta lampirannya.

Surat Pernyataan Harta tersebut berisi informasi terkait harta, utang, harta bersih, serta perhitungan dan pembayaran uang tebusan yang ditandatangani oleh Wajib Pajak sendiri bagi Orang Pribadi atau oleh pemimpin tertinggi badan usaha/kuasanya bagi Badan Usaha.

 

Syarat

  1. Memiliki NPWP,
  2. Membayar Uang Tebusan,
  3. Telah melapor SPT Tahunan PPh Tahun Pajak Terakhir,
  4. Melunasi seluruh tunggakan (termasuk cabang), dan
  5. Mencabut pemohonan:
  • Pengembalian kelebihan pembayaran pajak.
  • Pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi dalam SKP dan/atau STP yang terdapat pokok pajak yang terhutang.
  • Pengurangan/pembatalan ketetapan pajak yang tidak benar.
  • Gugatan, Keberatan, Banding, dan PK.
  • Pembetulan atau Surat Ketetapan Pajak dan Surat Keputusan.
  1. Surat pernyataan mengalihkan dan menginvestasikan harta ke dalam wilayah NKRI selama 3 tahun (khusus repatriasi).
  2. Surat pernyataan tidak mengalihkan harta ke luar wilayah NKRI.
  3. Surat pernyataan mengenai besaran peredaran usaha.

 

Bagi yang sedang dilakukan pemeriksaan bukti permulaan dan/atau penyidikan harus melunasi :

  1. Pajak yang tidak atau kurang dibayar.
  2. Pajak yang seharusnya tidak dikembalikan.

 

Tebus

 

TEBUSAN = TARIF X HARTA BERSIH

 

 

Harta Bersih:

Merupakan selisih antara harta tambahan dengan utang* yang berkaitan dengan perolehan harta tambahan.

*) utang tersebut belum diungkapkan dalam SPT PPh terakhir.

 

Periode Penyampaian Permohonan

 

Pengungkapan harta yang

Dialihkan ke dan atau berada di NKRI

Luar Negeri & tdk dialihkan ke dalam NKRI

Periode I

Periode II

Periode III

 2%

3%

5%

4%

6%

10%

 

Tarif Khusus Pelaku UMKM

 

Wajib pajak dengan peredaran usaha s.d. Rp4,8M dikenakan tarif sebesar

 

0,5%, jika pengungkapan harta s.d Rp10M

2%, jika pengungkapan harta lebih dari Rp10M

 

Tarif bagi pelaku UMKM berlaku sejak tanggal diundangkan UU Pengampunan Pajak sampai dengan 31 Maret 2017

 

Berapa jangka waktu penyelesaian permohonan?

Surat Keterangan Amnesti Pajak diterbitkan dalam jangka waktu 10 hari kerja sejak tanggal diterima Surat Pernyataan Harta dan lampirannya.

 

Setelah lewat periode Amnesti Pajak:

  1. Bagi Wajib Pajak yang telah mengajukan Amnesti Pajak, harta yang belum diungkapkan akan dianggap sebagai penghasilan, dikenai PPh, dan ditambah sanksi 200%.
  2. Bagi Wajib Pajak yang tidak memanfaatkan Amnesti Pajak, harta yang belum dilaporkan dianggap sebagai penghasilan, dikenai pajak, dan ditambah sanksi sesuai Undang-undang Perpajakan.

 

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami di:

ISO | Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit |

www.canconsulting.net / www.ccaccounting.wordpress.com

email : info@canconsulting.net

Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177

 

DIRJEN PAJAK

Advertisements

Perbedaan Biaya dan Beban dalam Akuntansi

Dalam akuntansi terdapat dua istilah yang sudah sangat sering kita dengar yaitu biaya dan beban, tetapi tidak semua paham dengan apa yang dimaksud biaya dan beban, bahkan ada yang mengartikan sama untuk dua kategori ini. Untuk lebih jelasnya mari kita simak apa yang dimaksud biaya dan beban.

Secara sederhana biaya bisa diartikan sebagai pengorbanan demi suatu manfaat tertentu. Salah satu contohnya dari bentuk biaya sesuai dengan pengertian adalah sewa yang dibayar dimuka.

Pengertian dasar beban diartikan sebagai penurunan nilai ekonomi berbentuk kas keluar atau aktiva berkurang. Beban sering kali dianggap sebagai kewajiban yang menyebabkan penurunan nilai ekiutas. Beberapa kalangan menganggap beban sebagai pengorbanan atau kewajiban yang telah terjadi sebelumnya. Sebagai salah satu contoh dari beban adalah bunga pinjaman.

Letak di Laporan Keuangan :

Letak perbedaan biaya dan beban ada di dalam penyusunan laporan keuangan. Biaya digunakan dalam penyusunan neraca, biasanya berupa biaya yang belum terpakai dan dianggap mampu memberi manfaat sehingga dianggap aktiva. Beban akan masuk ke dalam penyusunan laporan laba-rugi, dimana termasuk pengeluaran yang sudah terpakai, tak memberi manfaat dimasa depan dan periodenya kurang dari satu tahun.

  • Biaya, di neraca (Belum terpakai, biaya-biaya yang dianggap akan memberi manfaat dimasa yang akan datang, berupa aktiva).
  • Beban, di laporan laba-rugi (Pengeluaran/Biaya yang telah terpakai dan tidak dapat memberikan manfaat lagi dimasa yang akan datang).

Periode Akuntansi :

Perbedaan antara biaya dan beban dapat dilihat dari periode dalam akuntansi. Periode biaya umumnya lebih dari satu tahun karena dianggap sebagai pengeluaran modal. Jumlah yang dikeluarkan dalam satuan rupiah jauh lebih besar daripada beban. Sedangkan beban jumlah rupiah yang harus dikeluarkan tidak begitu besar, bahkan relatif kecil bila dibandingkan biaya.

  • Biaya periodenya lebih dari satu tahun, merupakan pengeluaran modal (capital expenditure)
  • Beban periodenya kurang dari satu tahun, merupakan pengeluaran pendapatan (revenue expenditure)

Jumlah Rupiah Yang Dikeluarkan :

  • Biaya jumlah rupiah yang dikeluarkan dalam jumlah yang besar.
  • Beban jumlah rupiah yang dikeluarkan relatif kecil.

Dari kesemua contoh berikut pada saat penjurnalan menggunakan nama akun  Biaya, seperti biaya sewa atau biaya penyusutan kenapa tidak dibedakan dengan beban? karena yang harus digaris bawahi adalah kapan biaya tersebut diakui atau dianggap sebagai beban dan biaya tersebut memang sebagai biaya. Bukan berarti kita membedakan akun dengan biaya dan beban. Sebagai contoh pada Kiper semua akun biaya menggunakan nama Akun Biaya dan tidak di bedakan menggunakan akun beban karena konteks dari biaya dan beban hanya pengistilahan atau bagaimana memahami biaya dan beban itu sendiri.

Agar lebih bisa memahami dari konsep biaya dan beban perhatikan contoh dari kasus sebagai berikut :

Pada awal bulan tanggal 1 Januari 2015, PT. Untung membayar uang sewa kantor sebesar Rp. 1.000.000 untuk dua bulan dimuka atau kedepan. Pengeluaran (biaya) ini merupakan suatu aktiva yang berupa hak untuk menempati kantor selama dua bulan. Seiring berlalunya waktu sebagian dari masa telah terpakai (dinikmati) dan menjadi beban . Pada tanggal 31 Januari 2015 separuhnya telah terpakai sebesar Rp. 500.000 dan harus diperlakukan sebagai beban.

Ayat Jurnalnya :

Pada saat pengakuan sebagai aset/biaya

Sewa dibayar dimuka
1.000.000
kas/Bank
1.000.000

Pada saat pengakuan sebagai beban

Biaya sewa
500.000
Sewa dibayar dimuka
500.000

Contoh yang lain juga sama ketika kita membeli sebuah Mobil/kendaraan misalkan untuk pengiriman barang di balance sheet biaya dari pembelian mobil/kendaraan tersebut akan dicatat sebagai asset. Tetapi seiring berjalanya waktu, biaya tersebut akan berubah menjadi sebuah beban karena mobil tersebut tentunya akan mengalami penyusustan dari segi nilai ekonomisnya ketika dipakai dalam menjalankan bisnis dan itu pun tergantung dari metode apa dalam menghitung depresiasinya.
Ayat Jurnalnya :

Pada saat pengakuan kendaraan sebagai aset/biaya

Kendaraan/mobil
50.000.000
kas/Bank
50.000.000

Pada saat pengakuan kendaraan sebagai beban

Biaya penyusutan Kendaraan/mobil
520.833
Akumulasi penyusutan Kendaraan/mobil
520.833

Asumsi jika kendaraan disusutkan selama delapan tahun dengan metode garis lurus.

Sebagai tambahan lagi, jika di perusahaan manufacture kita mengenal istilah yang disebut Material Biaya, Direct Labor Biaya. Direct Labor Biaya ini diakui sebagai Biaya of Product (Biaya Produk). Jika produk tersebut tidak terjual maka keseluruhan Biaya of Product (termasuk Direct Labor) akan dicatat sebagai Asset. Ketika produk tersebut dijual, maka Biaya of Product tersebut akan dilaporkan sebagai Biaya Of Good Sold.

Pada saat barang belum terjual

Persediaan
50.000.000
Harga Pokok Penjualan
50.000.000

Pada saat barang terjual

Harga Poko Penjualan
520.833
Persediaan
520.833

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami di:

ISO | Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit |

www.canconsulting.net / www.ccaccounting.wordpress.com

email : info@canconsulting.net

Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177

 

kiper.com

Memahami Pengertian ISO 9001

Dalam hal bisnis, seringkali kita mendengar istilah ISO 9001. Mungkin, beberapa di antara Anda ada yang masih belum memahami, apakah yang dimaksud dengan ISO 9001 itu. Untuk itu, kali ini kita  akan membahas pengertian ISO 9001 dan peran pentingnya dalam dunia bisnis. Namun sebelum itu, lebih baik kita pahami terlebih dahulu, arti dari istilah ISO itu sendiri.

ISO adalah singkatan dari International Standardization Organization. Sesuai dengan namanya, ISO adalah suatu organisasi internasional yang berwewenang untuk menciptakan ketentuan standar yang berlaku di seluruh dunia. Anggota ISO terdiri dari berbagai warga negara untuk menjamin isi ketentuannya cukup adil. ISO berhak untuk membuat ketentuan standar dalam bidang apapun.

Pada awalnya, ISO memiliki nama IOS (International Organization for Standardization) ketika pertama kali diresmikan pada tahun 1947 di Swiss. Namun kemudian namanya dirubah menjadi ISO karena kata “iso” dalam bahasa Yunani memiliki arti “sama” atau “setara”.

Sejak awal berdiri hingga saat ini, sudah banyak ketentuan standar yang dibuat oleh ISO. Salah satunya adalah ISO 9001. Pengertian ISO 9001 adalah ketentuan standar yang diakui secara internasional untuk sertifikasi Sistem Manajemen Mutu (SMM).

Sistem Manajemen Mutu adalah kemampuan suatu perusahaan atau penyedia jasa/produk dalam menjaga kualitas mutu dari produk maupun jasa yang dijualnya. Jika suatu perusahaan sudah memiliki sertifikasi ISO 9001, maka dapat dikatakan bahwa produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan tersebut sudah tentu memiliki mutu yang terjamin.

Manfaat dari ISO 9001 itu sendiri antara lain:

  1. Menjamin kepuasan pelanggan terhadap produk/jasa yang dijual
  2. Meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan
  3. Menanamkan rasa bangga bagi karyawan sehingga memotivasi mereka untuk bekerja lebih baik lagi
  4. Mempermudah perusahaan untuk memperoleh bisnis dan mitra yang lebih baik dan lebih banyak
  5. Sebagai materi untuk menganalisa kemampuan suatu perusahaan
  6. Meningkatkan manajemen pengendalian resiko sehingga perusahaan lebih stabil
  7. Sistem perusahaan jadi semakin rapi dan terarah

ISO | Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit

www.canconsulting.net / www.ccaccounting.wordpress.com

info@canconsulting.net

Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177

 

sudutbacaan

MENYUSUN LAPORAN KEUANGAN

Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. tujuan dari laporan keuangan menurut Standar Akuntansi Keuangan yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan.

Dilihat dari tujuannya yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan bersama sebagian besar pemakai, maka laporan keuangan memiliki empat karakteristik kualitatif, yaitu:

  • Dapat dipahami – informasi yang disampaikan dapat dipahami dan istilah yang digunakan disesuaikan dengan pemahaman pemakai
  • Relevan – informasi yang disajikan di dalam laporan keuangan dapat mempengaruhi keputusan pengguna, sehingga isinya haruslah relevan.
  • Keandalan – informasi yang disusun dalam laporan keuangan bebas dari pengertian yang menyesatkandan kesalahan material
  • Dapat diperbandingkan – laporan keuangan akan berguna apabila bisa dibandingkan dengan laporan keuangan periode sebelumnya

Dalam peyusunan laporan keuangan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah komponen yang harus ada pada laporan keuangan itu sendiri.

  1. Neraca – laporan posisi keuangan dari entitas pada suatu tanggal tertentu, biasanya pada akhir tahun.
  2. Laporan rugi laba – laporan hasil operasi sebuah entitas selama periode tertentu, misalnya satu bulan atau satu tahun.
  3. Laporan ekuitas (modal)pemilik – laporan yang menyajikan ikhtisar perubahan yang terjadi dalam ekuitas pemilik pada suatu entitas untuk suatu periode tertentu, misalnya satu bulan atau satu tahun.
  4. Laporan arus kas – laporan yang menggambarkan jumlah kas masuk (penerimaan kas) dan jumlah kas keluar (pengeluaran kas) dalam suatu periode tertentu

LANGKAH – LANGKAH MENYUSUN LAPORAN KEUANGAN

Penyusunan laporan keuangan harus dilakukan dengan bertahap dan teliti karena nantinya informasi yang disajikan akan dibutuhkan dalam pengambilan keputusan. Langkah-langkah tersebut secara sederhana dapat dilakukan sebagai berikut:

1. Menyusun Neraca Saldo. Neraca saldo adalah suatu daftar rekening-rekening buku besar dengan saldo debet atau kredit. Penyusunan ini dilakukan kalau semua jurnal sudah dibukukan ke dalam masing-masing rekeningnya di buku besar. Karena penyusunannya sebelum adanya ayat jurnal penyesuaian maka neraca ini sering disebut Neraca Saldo sebelum Penyesuaian, dimana informasi yang disajikan dapat digunakan untuk mengecek keseimbangan debet dan kredit dari seluruh rekening di buku besar dan merupakan tahap pertama untuk membuat jurnal penyesuaian dan neraca lajur.

2. Mengumpulkan data yang diperlukan untuk membuat jurnal penyesuaian. Beberapa transaksi mungkin belum tercatat dan masih tidak sesuai dengan keadaan di akhir periode, sehingga data tersebut dikumpulkan untuk membuat jurnal penyesuaian.

3. Menyusun neraca lajur (worksheet). Neraca lajur atau kertas kerja merupakan suatu cara yang memudahkan penyusunan laporan keuangan yang dimulai dari neraca saldo dan disesuaikan dengan data yang diperoleh dari jurnal penyesuaian. Kemudian, saldo yang sudah disesuaikan akan nampak pada kolom neraca saldo disesuaikan dan merupakan saldo-saldo yang akan dilaporkan dalam neraca dan laporan rugi laba.

4. Menyusun laporan keuangan yang terdiri dari laporan rugi laba dan laporan perubahan modal serta laporan-laporan lainnya. Laporan-laporan tersebut dapat disusun langsung di neraca lajur, karena dalam neraca lajur sudah dipisahkan jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam neraca atau laporan rugi laba. Kemudian, kedua laporan tersebut diubah bentuknya sehingga dapat dihasilkan neraca dan laporan rugi laba yang lebih mudah dibaca dan dianalisa.

5. Menyesuaikan dan menutup rekening-rekening. Setelah rekening-rekening di dalam buku besar disesuaikan, maka berikutnya adalah membuat jurnal penutupan untuk menutup rekening-rekening nominal ke rekening rugi laba dan memindahkan saldo rugi laba ke rekening laba tidak dibagi. Setelah itu, informasi pada jurnal tersebut dibukukan ke buku besar sesuai dengan rekening-rekening yang bersangkutan.

6. Menyusun Neraca Saldo setelah Penutupan. Untuk mengecek keseimbangan debet dan kredit rekening-rekening yang masih terbuka, maka dibuatlah neraca saldo setelah penutupan yang isinya rekening-rekening real saja, bukan termasuk nominal yang sudah ditutup.

rumuslengkap

ISO | Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit |

www.canconsulting.net / www.ccaccounting.wordpress.com

email : info@canconsulting.net

Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177

PENYESUAIAN KE ISO 9001 : 2015

IMPLEMENTASI ISO 9001 : 2015

Implementasi ISO 9001 : 2015 harus segera dilaksanakan oleh  manajemen yang telah menerapkan dan memiliki sertifikat ISO 9001.  ISO 9001 adalah standar Sistem Manajemen Mutu yang digunakan organisasi untuk dapat secara konsisten menghasilkan produk dan layanan yang memenuhi persuaratan pelanggan.

Pertama kalinya Standar Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 dipublikasikan pada tahun 1987 oleh International Organization for Standardization (ISO), sebuah organisasi internasional yang beranggotakan Badan Standar Nasional lebih dari 160 negara. Saat ini lebih dari satu juta organisasi di seluruh dunia telah menerapkan Standar Manajemen Mutu ISO 9001.

Pada Studi Penelitian Harvard Business School yang membandingkan 916 organisasi yang menerapkan ISO 9001 dengan 17.849 organisasi yang tidak menerapkan ISO 9001. Dari hasil studi mengemukakan bahwa organisasi yang menerapkan ISO 9001 menikmati ‘keuntungan bisnis’ berupa tingkat pertumbuhan yang lebih baik, meningkatkan produktifitas, menurunkan tingkat waste/reject dan meningkatkan kinerja kesehatan dan keselamatan kerja.”

ISO 9001 terbaru adalah revisi terakhir pada tahun 2015 yang merupakan generasi ke lima setelah empat kali mengalami revisi sejak pertama kali dipublikasikan. Organisasi yang telah memiliki Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2008 disarankan untuk dapat memenuhi persyaratan terbaru ISO 9001. Walaupun ISO Committee on Conformity Assessment (CASCO) telah setuju untuk ada 3 (tiga) tahun masa transisi sejak SMM ISO 9001 terbaru ini dipublikasikan.

BEBERAPA TAHAP IMPLEMENTASI ISO 9001 : 2015

Organisasi yang saat ini telah memiliki sertifikat ISO 9001 : 2008 , disarankan untuk meng upgrade ke SMM ISO 9001 : 2015. Beberapa rekomendasi tahap yang perlu dilakukan adalah:

  1. Mengidentifikasi perbedaan antara persyaratan ISO 9001 : 2008 dan ISO 9001 : 2015
  2. Menetapkan rencana migrasi ISO 9001: 2015
  3. Melakukan training
  4. Menyesuaikan dokumentasi yang ada
  5. Mengundang Badan Sertifikasi untuk melakukan Audit Sertifikasi 9001 : 2015

 

ISO | Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit

www.canconsulting.net / www.ccaccounting.wordpress.com

info@canconsulting.net

Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177

Pengenalan akan Sistem Manajemen Mutu (Quality Management System) ISO 9001

Pengenalan akan Sistem Manajemen Mutu (Quality Management System) ISO 9001

Apakah itu ISO 9001?

QMS ISO 9001 merupakan sebuah standar sistem manajemen mutu yang diakui secara internasional. ISO 9001 adalah tolak ukur global untuk sistem manajemen mutu yang telah diterbitkan sebanyak lebih dari satu juta di seluruh dunia.

Siapa yang dapat menggunakan QMS ISO 9001?

ISO 9001 bisa diterapkan di seluruh jenis organisasi tanpa melihat besaran maupun lokasi di mana organisasi tersebut berada. Salah satu kekuatan utama ISO 9001 adalah daya tariknya yang luas untuk semua jenis organisasi. Oleh karena lebih berfokus pada proses dan kepuasan pelanggan daripada prosedur, maka ISO 9001 juga bisa diterapkan di perusahaan penyedia jasa (tidak hanya manufaktur).

Sektor global juga terus memfokuskan upaya mereka pada kualitas, dengan sektor derivatif QMS yang spesifik, ISO 9001 juga sesuai untuk sektor otomotif, kedirgantaraan, pertahanan dan sektor medis.

Mengapa ISO 9001 Penting Untuk Bisnis Anda?

QMS ISO 9001 menyediakan infrastruktur, prosedur, proses dan sumber daya yang dibutuhkan untuk membantu organisasi Anda memonitor dan meningkatkan kinerja demi mendorong efisiensi, layanan pelanggan dan keunggulan produk.

Sebuah sertifikasi ISO 9001 QMS membantu Anda menyampaikan:

  • Keterlibatan para pemangku kepentingan
  • Reputasi organisasi (perusahaan)
  • Kepuasan pelanggan, dan
  • Manfaat kompetitif

 

Pada kesempatan lain, kami akan membahas lebih mendetail mengenai Sistem Manajemen Mutu ISO 9001. Terima kasih

 

ISO | Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit |

www.canconsulting.net / www.ccaccounting.wordpress.com

  1. info@canconsulting.net

Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177