Pemerintah Rancang Skema Pinjaman Modal Khusus untuk Wirausaha Pemula

JAKARTA – Kementerian Koperasi dan UKM bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah berencana akan membentuk skema kredit yang dirancang khusus untuk wirausaha pemula (WP) yang tergabung dalam satu wadah koperasi. Nantinya, para WP yang sudah mendapatkan pelatihan akan mendapat pinjaman modal dengan bunga ringan, agar mereka dapat segera mulai menjalankan usahanya.

“Dalam pemberian pinjaman ini, resiko kredit bermasalah ditanggung renteng. Artinya, jika ada WP yang sulit membayar bunga pinjaman, pihak koperasi yang bertanggung jawab,” kata Deputi bidang Pengebangan Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM, Prakoso Budi Susetyo di Jakarta, Rabu (12/8).

Prakoso menjelaskan, rencana pembentukan skema kredit baru bagi WP yang rencananya akan direalisaikan tahun depan ini merupakan terobosan. Karena, pada tahun 2016 mendatang sudah tidak ada lagi dana bantuan sosial yang dapat dialokasikan untuk pengembangan wirausaha di Tanah Air.

Pada tahap awal, para WP akan mendapatkan pinjaman modal maksimal 25 juta rupiah per orang. Dana itu diharapkan dapat dijadikan modal awal dalam menjalankan usahanya. Selain mendapat pinjaman modal dengan bunga ringan, para WP juga akan mendapatkan pendampingan dalam menjalankan usahanya. Para pendamping itu, bertugas mengontrol, mengawasi dan member masukan dan arahan agar usahanya bisa maju dan berkembang.

Para pendamping itu terdiri dari putra-putra daerah yang telah mendapatkan pelatihan dari Kementerian Koperasi dan UKM. “Para pendamping mendapatkan honor dari kami (Kementerian Koperasi dan UKM),” tambah Prakoso.

Selain dengan LPDB-KUMKM, lanjut Prakoso, pihaknya juga sedang menjajaki kerja sama dengan pihak perbankan untuk membuat skema kredit yang serupa. “Kami sedang menjajaki kerja sama dengan Bank BRI dan Bank Mandiri,” katanya. Prokoso optimistis dengan cara tersebut program Gerakan Kewirausahaan Nasioal (GKN) terus berjalan dan target jumlah wirausaha bisa tercapai.

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga menargetkan dalam lima tahun ke depan jumlah entrepreneurship atau wirausahawan di Indonesia mencapai 2 persen dari jumlah total penduduk di Tanah Air yang sekitar 200 juta jiwa. Saat ini, jumlah wirausaha di Indonesia saat ini baru sekitar 1,65 persen atau jauh di bawah negara tetangga seperti Singapura yang mencapai 7 persen, Malaysia 5 persen dan Thailand 3 persen.

sumber: antaranews.com

CAN CONSULTING
Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit | Software akuntansi
http://www.canconsulting.net/http://www.ccaccounting.wordpress.com
info@canconsulting.net
Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s