Pencatatan Kelebihan Penerimaan Pembayaran Piutang Usaha

Umumnya, pembayaran piutang usaha dilakukan setelah diterbitkannya surat tagihan kepada pelanggan. Sewajarnya nilai yang diterima sama dengan nominal yang ditagihkan, namun terkadang pelanggan membayar melebihi apa yang tertera di tagihan.

Perusahaan penerima memiliki perlakuan yang berbeda akan kelebihan pembayaran putang usaha ini. Contoh:

PT. A memiliki utang usaha kepada Pemasok sebesar Rp 2.000.000,00. PT Pemasok menerima pembayaran sebesar Rp 2.500.000,00. Jurnal yang dapat dibuat sebagai berikut:

(D) Kas Rp 2.500.000,00

(K) Piutang Usaha PT A Rp 2.000.000,00

(K) Pendapatan Lain-lain Rp 500.000,00

Bagaimana menurut Anda akan ayat jurnal tersebut? Apakah dibenarkan jika kelebihan pembayaran piutang usaha dimasukkan ke akun pendapatan lain-lain? Menurut PSAK 23 Pendapatan (Reformat 2007) Pendapatan adalah arus masuk bruto dari manfaat ekonomi yang timbul dari aktivitas normal perusahaan selama suatu periode bila arus masuk tersebut mengakibatkan kenaikan ekuitas, yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal. (sumber: http://www.iaiglobal.or.id). Di PSAK yang sama, pendapatan timbul dari transaksi dan peristiwa ekonomi seperti penjualan barang; penjualan jasa; dan penggunaan aset perusahaan oleh pihak-pihak lain yang menghasilkan bunga, royalti, dan dividen.

Tidak dijelaskan atau tidak ada aturan khusus yang mengijinkan atau tidak mengijinkan akan pencatatan kelebihan pembayaran piutang. Selama pengakuan tersebut sesuai dengan apa yang terjadi, misalnya pelanggan mengikhlaskan nilai berlebih yang dibayar. Maka pemasok dapat mencatatnya sebagai pendapatan.

Lain halnya jika si pelanggan meminta agar kelebihan uang tersebut dikembalikan pada masa selanjutnya. Jurnal yang harus dibuat sebagai berikut:

(D) Kas Rp 2.500.000,00

(K) Piutang Usaha PT A Rp 2.000.000,00

(K) Utang Lain-lain Rp 500.000,00

Jurnal tersebut menunjukkan bahwa pemasok tidak menganggap nilai Rp 500.000,00 sebagai penerimaan, tetapi sebagai kewajiban yang kelak dibayarkan/ dikembalikan kepada pelanggannya. Ketika pemasok membayarkannya, jurnal yang dibentuk sebagai berikut:

(D) Utang Lain-lain Rp 500.000,00

(K) Kas Rp Rp 500.000,00

 

CAN CONSULTING
Jasa akuntansi | Standar operasi prosedur | Pembukuan | Review laporan keuangan | Audit | Software akuntansi
www.canconsulting.net / www.ccaccounting.wordpress.com
e. info@canconsulting.net
Phone/SMS/Whatsapp: +62-81-9010-11177, +62-24-70137070

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s