AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG

  1. A.    PENGERTIAN DAN KEGIATAN TRANSAKSI

Pengertian

Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatan usahanya membel barang dengan tujuan untuk dijual kembali.

Bentuk Hukum Perusahaan Dagang

  1. Perseroan Terbatas (PT)

Suatu bentuk perusahaan yang modalnya terbagi atas saham-saham yang dimiliki oleh beberapa orang, yang disebut Pemegang Saham. Tanggung jawab pemegang saham atas perusahaan sebatas modal yang disetor saja.

  1. Commanditaire Verschop (CV)

Suatu bentuk perusahaan yang modalnya terbagi atas modal-modal pribadi (perseorangan). Menurut hukum, CV dikategorikan sebagai Perusahaan Pribadi/Perseorangan, sehingga tanggung jawab pemilik atas perusahaan meliputi keseluruhan harta yang dimiliki oleh para pemilik.

  1. Usaha Dagang (UD)

Suatu bentuk perusahan yang modalnya berasal dari satu orang pemilik. UD dikategorikan sebagai Perusahaan Pribadi/Perseorangan, sehingga tanggung jawab pemilik juga meliputi keseluruhan harta yang dimiliki oleh pemilik.

  1. Dan sebagainya
  1. B.    SYARAT PENYERAHAN & SYARAT PEMBAYARAN

 

Syarat Penyerahan (Delivery Term)

Ada 2 (dua) macam syarat penyerahan yang lazim digunakan, yaitu:

  1. FOB DESTINATION POINT (Loko Gudang Pembeli), artinya ongkos angkut barang mulai gudang penjual sampai gudang pembeli ditanggung oleh pihak penjual. Jadi harga sudah termasuk ongkos angkut barang.
  2. FOB SHIPPING POINT (Loko Gudang Penjual), artinya ongkos angkut barang mulai gudang penjual sampai gudang pembeli ditanggung oleh pembeli. Jadi harga tidak termasuk ongkos angkut barang.

Syarat Pembayaran (Term of Payment)

Pada prinsipnya, pembayaran transaksi pembelian atau penjualan dapat dilakukan dengan cara:

  1. TUNAI (CASH), artinya pembayaran dilakukan pada saat barang diserahkan dari penjual kepada pembeli. Transaksi ini disebut Transaksi Pembelian atau Penjualan Tunai.
  2. KREDIT (TERM OF PAYMENT), artinya pembayaran dilakukan beberapa waktu setelah barang diserahkan, tergantung jangka waktu yang diberikan penjual. Transaksi ini disebut Transaksi Pembelian atau Penjualan Kredit.

Jangka waktu pembayaran biasanya dinyatakan dalam faktur, dengan istilah-istilah sebagai berikut:

–         n/30 artinya pembayaran harus dilakukan paling lambat 30 hari setelah tanggal faktur. (n/30 = neto 30 hari).

–         2/10, n/30 artinya pembayaran harus dilakukan paling lambat 30 hari setelah tanggal faktur, tetapi jika dibayar dalam jangka waktu kurang dari 10 hari maka diberikan potongan/diskon sebesar 2%.

–         n/10, EOM artinya pembayaran harus dilakukan paling lambat 10 hari setelah akhir bulan dan tidak ada potongan. (n/10, EOM= neto 10 hari, End of Month).

Irsan L.

Widarti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s